Setiap tahunnya, unit-unit di UII memiliki agenda besar yang terumuskan secara sistematis dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT). Kinerja unit harus berangkat dari RKAT yang telah disusun tersebut, baik dari sisi kegiatan maupun anggaran. RKAT tersebut di awal tahun berikutnya dipertanggungjawabkan dalam Audit Manajemen oleh Tim Badan Wakaf UII
Selama 3 hari, Senin-Rabu, 06-08 Jumadil Ula 1437 H/15-17 Februari 2016, Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) menerima kunjungan Tim Badan Wakaf kaitannya dengan pertanggungjawaban RKAT. Pembukaan Audit Manajemen dilakukan di Ruang Sidang, Senin paginya. Dalam pembukaan tersebut hadir seluruh auditor untuk FIAI dan auditee (yang akan diaudit).
Dalam sam
butannya Dekan FIAI Dr. H. Tamyiz Mukharrom, MA mengucapkan terima kasih atas kehadiran para auditor. Harapannya, hasil audit RKAT 2015 lebih baik dan menjadi masukan berharga untuk pelaksanaan RKAT 2016. “Meskipun tadi malam (dini hari) baru pulang rekreasi dari Malang, kami siap diaudit,” tuturnya.
Bertindak sebagai lead auditor, Drs. Syamsul Hadi, MS., Ak., CA. Dalam sambutannya dia menyampaikan bahwa audit bukan semata-mata menjadi kesalahan. “Maka kita sebut pengecekan saja, bukan audit. Kalau audit kesannya lain,” ujarnya. Dia juga menambahkan bahwa proses audit terus menyesuaikan dengan perkembangan.
“Oleh karena itu, apa yang kami sarankan tahun lalu boleh jadi kami salahkan tahun ini. Apa yang kami sarankan tahun ini bisa jadi kami salahkan tahun depan,” tuturnya. Hal ini karena standar audit terus berubah tentu ke arah yang lebih baik. Setelah pembukaan, para auditor menuju ke masing-masing unit untuk melakukan audit.

Sistem ini diluncurkan secara resmi pada hari Selasa, 24 Rabi’ul Awwal 1437 H/5 Januari 2016 dalam acara Launching IETAS dan Public Hearing Mahasiswa PSEI 2015. Acara yang diadakan di Ruang Sidang Utama FIAI UII ini dihadiri oleh seluruh pemangku kepentingan dalam lingkup PSEI, baik dosen, laboran, staff, dan mahasiswa.
Kunjungan dilakukan pada Sabtu, 21 Rabiul Awwal 1437 H/02 Januari 2016. Turut mendampingi kunjungan tersebut, Dr. Drs. Sidik Tono, M.Hum. (Ketua Pusat Kajian dan Bantuan Hukum Islam [PKBHI]), Dr. Drs. Dadan Muttaqien, SH., M.Hum. (Dosen), Anisah Budiwati, SHI., MSI. (Dosen), dan M. Khoirur Rofiq, SHI. (Staf). Kunjungan tersebut adalah kali kedua dimana sebelumnya dilakukan akhir 2014.
Negosiasi dilakukan langsung di kantor Atase Agama di Jakarta, Selasa, 17 Rabiul Awwal 1437 H/29 Desember 2015. Turut serta dalam acara tersebut, Prof. Dr. Amir Mu’allim, MIS., Drs. Syarif Zubaidah, M.Ag., dan Dr. Drs. Sidik Tono, M.Hum. Menyambut langsung delegasi dari UII Mudir Atase Agama, Syeikh an-Nughaimisiy. Dia merespon baik dan berjanji akan memberikan bantuan untuk mendatangkan dosen Arab dimaksud.
Bertalian dengan itu, Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) membuka pintu kerjasama strategis dengan UniSSA. Delegasi FIAI UII berkunjung ke UniSSA, Kamis, 05 Rabiul Awwal 1437 H/17 Desember 2015 untuk berdialog dengan pimpinan dan para dosen UniSSA.
Dalam kunjungan ilmiah yang dilakukan pada Rabu, 04 Rabiul Awwal 1437 H/16 Desember 2015 tersebut dicarakan beberapa hal penting. Khususnya terkait transfer of credit dalam pertukaran mahasiswa (students exchange). Selain itu juga dibicarakan kemungkinan untuk pertukaran dosen dan riset bersama serta beberapa hal strategis lainnya.

