Perjalanan seratus kilo meter bermula dari langkah kaki pertama. Mencapai satu tujuan adalah awalan untuk mencapai tujuan yang lain. Demikianlah yang mengemuka dalam Studium General (SG) Program Studi Pendidikan Agama Islam (PSPAI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII). Bertempat di Gedung Kuliah Umum (GKU), Rabu, 21 Dzulqa’dah 1437 H/24 Agustus 2016.
SG dengan tema “Arriving at One Goal is teh Starting Point to Another (John Dewey)” tersebut menghadirkan narasumber seorang alumnus PSPAI, Ahmad Syafi’i, S.Ag. Dia mengawali paparannya dengan memutarkan video dengan judul “Hidup adalah Pilihan”. Dari video tersebut, Syafi’i mengajak mahasiswa untuk mengambil pelajaran.
Menurutnya, mahasiswa harus fokus dan bersungguh-sungguh untuk menjalani dan meraih pilihan hidupnya. Syafi’i juga bercerita tentang pengalaman hidupnya semasa menjadi mahasiswa. Terakhir dia berpesan kepada mahasiswa untuk menjadi sosok yang ideal yaitu yang berprestasi secara akademik dan non-akademik.
Sementara itu, narasumber kedua adalah Dosen Tetap PSPAI, Siska Sulistyorini, S.Pd.I., M.Pd.I. Untuk menghangatkan suasana dia memberikan ice breaking kepada mahasiswa baru. Setelah itu dia menyampaikan profil singkat UII dan PSPAI, prestasi PSPAI, catur dharma UII, dan lain sebagainya.
Siska juga mengutarakan tentang strategi sukses belajar di perguruan tinggi. Selain itu dia juga memaparkan tentang program-program unggulan bagi mahasiswa PSPAI, seperti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Internasional. PPL Internasional tahun 2016 yang mengambil lokasi di Malaysia dan Thailand telah berjalan dengan baik. Tidak ketinggalan, dia juga mengenalkan dosen-dosen dan staf PSPAI.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan FIAI Dra. Sri Haningsih, M.Ag., meminta mahasiswa untuk memiliki mimpi yang positif sebagai penyemangat hidup dan perjuangan. “Meraih mimpi itu dengan ilmu,” tegasnya. Dia juga mengenalkan tentang C4U (capable, credible, cummunicative, convidence, dan uswah) yang menjadi ruh (orientasi) perkuliahan di PSPAI.
Sebelumnya Ketua PSPAI, Dr. Junanah, MIS., menyambut mahasiswa dengan ucapan selamat datang di PSPAI. Junanah berbagi tips tentang sukses belajar di PSPAI. Dia juga mengenalkan secara singkat dewan dosen PSPAI. Prospek alumni PSPAI juga dipaparkan dengan baik yaitu menjadi pendidik, peneliti, entrepreneur, dan lain-lain. (Samsul Zakaria/PAI)

Hadir sebagai narasumber, Imam Mustofa, SHI., MSI. Alumnus PSHI tersebut saat ini menjadi Dosen Tetap Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jurai Siwo, Metro, Lampung. Di awal paparannya dia menyampaikan bahwa dia merasa terhormat diberi undangan untuk mengisi SG. “Tidak ada mantan murid. Orang tua saya yang telah ‘menurunkan’ saya ke bumi. Guru-guru (dosen-dosen) saya yang akan ‘mengembalikan’ saya ke langit,” tuturnya kepada dosen dan mahasiswa yang hadir.
Hadir sebagai narasumber, Imam Mustofa, SHI., MSI. Alumnus PSHI tersebut saat ini menjadi Dosen Tetap Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jurai Siwo, Metro, Lampung. Di awal paparannya dia menyampaikan bahwa dia merasa terhormat diberi undangan untuk mengisi SG. “Tidak ada mantan murid. Orang tua saya yang telah ‘menurunkan’ saya ke bumi. Guru-guru (dosen-dosen) saya yang akan ‘mengembalikan’ saya ke langit,” tuturnya kepada dosen dan mahasiswa yang hadir.
Sebelumnya, di Ruang Sidang FIAI, Sabtu, 25 Syawwal 1437 H/30 Juli 2016, Wakil Rektor I UII Dr. Ing. Ir. Ilya Fadjar Maharika, MA., IAI., melepas secara resmi keberangkatan mahasiswa. Sebanyak 4 (empat) mahasiswa melaksanakan PPL di Brainybunch International Islamic Montessori, Selangor, Malaysia. Mereka terdiri dari Andri Setiawan, Fatihatul Muthmainah, Ulufi Khasanah, dan Nisa Havidza.
Rabu, 21 Dzulqa’dah 1437 H/24 Agustus 2016, PSEI mengadakan Studium Generale (SG) sebagai kuliah pembuka di Gedung Kuliah Umum (GKU) Dr. Sardjito Kampus Terpadu UII. Panitia mendatangkan Eri Sudewo, salah satu pendiri Dompet Dhu’afa Republika sebagai narasumber SG. Dompet Dhu’afa adalah lembaga penghimpun Zakat, Infaq, Shadaqah, dan Wakaf (Ziswaf).
Demikian sebagaimana dipaparkan oleh Dr. Yusdani, M.Ag., Dosen Tetap Program Studi Hukum Islam (PSHI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) UII dalam disertasinya yang berjudul Respons Pemikiran Islam terhadap Perubahan Relasi Rakyat dan Negara di Indonesia Era Reformasi. Disertasi tersebut telah diujikan dalam Promosi Doktor dan Ujian Terbuka di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Senin, 12 Dzulqa’dah 1437 H/15 Agustus 2016. Yusdani berhasil lulus dan dikukuhkan sebagai doktor dalam bidang Studi Islam dengan predikat “sangat memuaskan”.
ntuk PSHI, tahun ini adalah kali ketiga (batch 3) mendapat hibah tahunan tersebut. Batch pertama diraih tahun 2013 dan batch kedua didapatkan tahun 2015 yang lalu. Dengan demikian PSHI termasuk salah satu prodi di UII yang berhasil mendapatkan PHK-PS sampai tahap terakhir. Dengan berakhirnya batch 3 akhir tahun ini diharapkan PSHI sudah semakin siap untuk meraih akreditasi internasional.
Untuk level internasional terakhir dilakukan muktamar di Turki. Sebagai respon dari muktamar tersebut dilakukan Seminar Nasional Kalender Islam Global (Pasca Muktamar Turki 2016) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Medan, Sumatera Barat. Acara dilaksanakan pada Rabu-Kamis, 29 Syawwal-01 Dzulqa’dah 1437 H/03-04 Agustus 2016.
Sebagaimana visa yang diperoleh dari pemerintah Mesir, Supriyano Pasir akan tinggal di Mesir mulai 04 Sya’ban/09 Juni-05 Dzulhijjah 1437 H/07 September 2016 atau kurang lebih 3 bulan. Selama di Mesir ia belajar agama dengan Syaikh al-Azhar, al-Ustadz Dr. Ahmad Abdul Aziz tentang hadhaarah Islaamiah (peradaban Islam). “(Selain itu dengan) al-Ustadz Dr. Rif’at Fauzi Abdil Muthallib tentang Hadits dan Ulumul Hadits,” tutur Pengasuh Pesantren Tahtas Sama’ tersebut.
Berkenaan dengan itu, Aly Abdel Moniem telah melakukan riset untuk disertasinya pada Program Paskasarjana (PPs) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII). Judul disertasinya adalah al-Khithaab al-Maqaashidiy wa al-Tamniyyah al-Mustadaamah: Ru’yah Naqdiyyah Mutammimah li Khiththah al-Tamniyyah al-Wathaniyyah al-Induniisiyyah Thawiilata al-Ajal (2005-20125).