Sebagai bagian penting dari upaya untuk go international, Program Studi Hukum Islam (PSHI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) terus mengupayakan kerjasama akademik dengan kampus di luar negeri. Salah satunya yang baru-baru ini dilakukan adalah dengan Ahmad Ibrahim Kulliyyah of Law (AIKOL) International Islamic University Malaysia (IIUM).
Kunjungan dilakukan pada Selasa, 20 Dzulqa’dah 1437 H/23 Agustus 2016. Bertindak selaku ketua delegasi, Dekan FIAI Dr. Tamyiz Mukharrom, MA. Dekan didampingi Ketua PSHI Prof. Dr. Amir Mu’allim, MIS dan Sekretaris PSHI sekaligus Ketua Pusat Dakwah dan Pengabdian Masyarakat (PDPM) FIAI Drs. Syarif Zubaidah, M.Ag.
Delegasi diterima oleh Wakil Dekan AIKOL bidang akademik, Assoc. Prof. Dr. Badruddin Hj Ibrahim. Dalam sambutannya Badruddin mengapresiasi niat baik PSHI FIAI untuk menjalin kerjasama dengan AIKOL. Secara singkat dia memaparkan tentang AIKOL. Dia juga bercerita bahwa banyak mahasiswa Indonesia yang mengambil master (S-2) di AIKOL.
Dalam pertemuan tersebut dibicarakan tentang teknis Students Exchange yang sudah direncanakan. Salah satu yang penting berapa lama idealnya mahasiswa mengikuti program tersebut. Apakah selama satu 1 bulan atau full 1 semester sehingga sampai pada transfer kredit SKS. Bila demikian maka harus ada penyesuaian kurikulum antara PSHI dan AIKOL. Selain itu AIKOL juga menawarkan kepada dosen PSHI yang sudah bergelar guru besar untuk menjadi penguji luar (external examiner) disertasi.
Dari kunjungan tersebut juga didapatkan informasi penting tentang integrasi zakat dan pajak di Malaysia. Pengalaman Malaysia tersebut menjadi menarik untuk menjadi kajian penelitian kolaboratif antara dosen PSHI dan AIKOL. Selain itu terkait riset kolaboratif (joint research) dibicarakan topik-topik lain yang memungkinkan seperti wakaf dan siyaasah syar’iyyah (Politik Islam).
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas tentang kuliah tamu (guest lecture) untuk lebih menguatkan iklim akademik. Misalnya dengan mendatangkan dosen AIKOL ke PSHI selama 1 bulan dan/atau sebaliknya. Sementara itu, terkait kolaborasi jurnal ilmiah, AIKOL menawarkan kepada dosen PSHI bila ingin menerbitkan risetnya di jurnal mereka. (Samsul Zakaria/Syari’ah)

Secara spesifik Rakorja tersebut bertujuan untuk memaparkan rancangan program pengembangan Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2017. Setelah itu, para dosen memberikan masukan dan kritikan untuk penyempurnaan terhadap program yang diusulkan. Rakorja dihadiri oleh seluruh Dosen Tetap Reguler dan Pejabat Struktural di lingkungan FIAI.
SG dengan tema “Arriving at One Goal is teh Starting Point to Another (John Dewey)” tersebut menghadirkan narasumber seorang alumnus PSPAI, Ahmad Syafi’i, S.Ag. Dia mengawali paparannya dengan memutarkan video dengan judul “Hidup adalah Pilihan”. Dari video tersebut, Syafi’i mengajak mahasiswa untuk mengambil pelajaran.
Hadir sebagai narasumber, Imam Mustofa, SHI., MSI. Alumnus PSHI tersebut saat ini menjadi Dosen Tetap Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jurai Siwo, Metro, Lampung. Di awal paparannya dia menyampaikan bahwa dia merasa terhormat diberi undangan untuk mengisi SG. “Tidak ada mantan murid. Orang tua saya yang telah ‘menurunkan’ saya ke bumi. Guru-guru (dosen-dosen) saya yang akan ‘mengembalikan’ saya ke langit,” tuturnya kepada dosen dan mahasiswa yang hadir.
Hadir sebagai narasumber, Imam Mustofa, SHI., MSI. Alumnus PSHI tersebut saat ini menjadi Dosen Tetap Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jurai Siwo, Metro, Lampung. Di awal paparannya dia menyampaikan bahwa dia merasa terhormat diberi undangan untuk mengisi SG. “Tidak ada mantan murid. Orang tua saya yang telah ‘menurunkan’ saya ke bumi. Guru-guru (dosen-dosen) saya yang akan ‘mengembalikan’ saya ke langit,” tuturnya kepada dosen dan mahasiswa yang hadir.
Sebelumnya, di Ruang Sidang FIAI, Sabtu, 25 Syawwal 1437 H/30 Juli 2016, Wakil Rektor I UII Dr. Ing. Ir. Ilya Fadjar Maharika, MA., IAI., melepas secara resmi keberangkatan mahasiswa. Sebanyak 4 (empat) mahasiswa melaksanakan PPL di Brainybunch International Islamic Montessori, Selangor, Malaysia. Mereka terdiri dari Andri Setiawan, Fatihatul Muthmainah, Ulufi Khasanah, dan Nisa Havidza.
Rabu, 21 Dzulqa’dah 1437 H/24 Agustus 2016, PSEI mengadakan Studium Generale (SG) sebagai kuliah pembuka di Gedung Kuliah Umum (GKU) Dr. Sardjito Kampus Terpadu UII. Panitia mendatangkan Eri Sudewo, salah satu pendiri Dompet Dhu’afa Republika sebagai narasumber SG. Dompet Dhu’afa adalah lembaga penghimpun Zakat, Infaq, Shadaqah, dan Wakaf (Ziswaf).
Demikian sebagaimana dipaparkan oleh Dr. Yusdani, M.Ag., Dosen Tetap Program Studi Hukum Islam (PSHI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) UII dalam disertasinya yang berjudul Respons Pemikiran Islam terhadap Perubahan Relasi Rakyat dan Negara di Indonesia Era Reformasi. Disertasi tersebut telah diujikan dalam Promosi Doktor dan Ujian Terbuka di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Senin, 12 Dzulqa’dah 1437 H/15 Agustus 2016. Yusdani berhasil lulus dan dikukuhkan sebagai doktor dalam bidang Studi Islam dengan predikat “sangat memuaskan”.
ntuk PSHI, tahun ini adalah kali ketiga (batch 3) mendapat hibah tahunan tersebut. Batch pertama diraih tahun 2013 dan batch kedua didapatkan tahun 2015 yang lalu. Dengan demikian PSHI termasuk salah satu prodi di UII yang berhasil mendapatkan PHK-PS sampai tahap terakhir. Dengan berakhirnya batch 3 akhir tahun ini diharapkan PSHI sudah semakin siap untuk meraih akreditasi internasional.
Untuk level internasional terakhir dilakukan muktamar di Turki. Sebagai respon dari muktamar tersebut dilakukan Seminar Nasional Kalender Islam Global (Pasca Muktamar Turki 2016) di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Medan, Sumatera Barat. Acara dilaksanakan pada Rabu-Kamis, 29 Syawwal-01 Dzulqa’dah 1437 H/03-04 Agustus 2016.