UII Juara Umum Gebyar Qur’ani dan Seni Islami UIN Bandung

UII Juara Umum Gebyar Qur’ani dan Seni Islami UIN Bandung

UII Juara Umum Gebyar Qur’ani dan Seni Islami UIN Bandung

Kontingen Universitas Islam Indonesia (UII) kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam even nasional. Kali ini, UII meraih Juara Umum pada Gebyar Qur’ani dan Seni Islami Unit Pengembangan Tilawatil Qur’an (UPTQ) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati, Bandung.

Even dengan tema Harmoni Sya’ir Qur’ani Wujudkan Syi’ar Islami tersebut diadakan pada Kamis-Jumat, 08-10 Rabi’ul Awal 1438 H/08-10 Desember 2016. Dalam even tersebut Siti Fatimah (Syari’ah, 2015) meraih Juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ). Sementara itu, Razty Surisfika (Pendidikan Dokter, 2014) merebut Juara 2 Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).

Saiful Aziz (Syari’ah, 2014), Arby Nurjaka Lestari (Pendidikan Agama Islam, 2014), dan Mathori Hasan Maraghi (Teknik Informatika, 2014) meraih Juara 1 Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ)/Lomba Cerdas Cermat Al-Qur’an. Terakhir, Aisyah Amalia Putri (Pendidikan Agama Islam, 2015) juga tercatat sebagai Juara Harapan 2 MHQ 30 Juz.

Alhamdulillah… Bidang MTQ pun tidak mau kalah dengan bidang Bahasa Arab,” tutur Saiful Aziz yang berulang kali memenangi kompetisi berbahasa Arab. “Saya ucapkan selamat untuk anggota El-Markazi yang telah memperoleh Juara Umum 5 kali berturut-turut hanya dalam waktu kurang dari 2 bulan,” ungkap Saiful Aziz selaku Ketua El-Markazi.

Aziz berharap El-Markazi dapat terus menjadi teladan dan mampu istiqaamah dalam membina bakat/minat mahasiswa di bidang Bahasa Arab dan MTQ. Sementara itu, Direktur Direktorat Pembinaan Bakat, Minat, dan Kesejahteraan Mahasiswa (DPBMKM), Beni Suranto, ST., M.Soft.Eng., mengatakan bahwa raihan tersebut semakin menguatkan keunggulan UII di ajang nasional.

Baca juga: Erni Dewi Riyanti, Dosen Ahwal Syakhshiyyah Presentasi Riset di Malaysia

Lebih lanjut Beni Suranto mengatakan bahwa prestasi tersebut menjadi dorongan bagi mahasiswa UII untuk berkontribusi menguatkan karakter UII sebagai kampus yang unggul dalam bidang keislaman di tingkat nasional dan internasional. “Target selanjutnya adalah peningkatan prestasi di level internasional sekaligus menguatkan peran UII sebagai kampus dakwah. Dan aktor utama yang harus berpartisipasi tentu saja adalah para mahasiswa,” tutupnya. (Samsul Zakaria/SA)

Related Post