Lunturnya Salah Satu Capaian Pendidikan Kita

Oleh: Dr. M. Joko Susilo, M.Pd. (Dosen IAIPM JSI FIAI UII)

Allah SWT berfirman dalam Q.S Ali Imran ayat 190-193:

اِنَّ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَاٰيٰتٍ لِّاُولِى الْاَلْبَابِۙ ۝١٩٠ الَّذِيْنَ يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُوْنَ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًاۚ سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ ۝١٩١رَبَّنَآ اِنَّكَ مَنْ تُدْخِلِ النَّارَ فَقَدْ اَخْزَيْتَهٗۗ وَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ اَنْصَارٍ۝١٩٢رَبَّنَآ اِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُّنَادِيْ لِلْاِيْمَانِ اَنْ اٰمِنُوْا بِرَبِّكُمْ فَاٰمَنَّاۖ رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّاٰتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْاَبْرَارِۚ ۝١٩٣

Artinya: Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia. Mahasuci Engkau. Lindungilah kami dari azab neraka. Ya Tuhan kami, sesungguhnya orang yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka Engkau benar-benar telah menghinakannya dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang yang zalim. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar orang yang menyeru pada keimanan, yaitu ‘Berimanlah kamu kepada Tuhanmu,’ maka kami pun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang selalu berbuat kebaikan.

Fenomena Rill di Tahun 2024

Pesta demokrasi yang ternodai oleh peristiwa ketidakjujuran dan proses demokrasi yang justru kurang mengedukasi masyarakat. Terjadinya perilaku kecurangan, suap, penggiringan massa, saling menjelekan, dll yang sudah menjadi “karakter rakyat”, dan jauh melenceng dari tujuan pendidikan. Padahal masyarakat sudah bisa dipastikan adalah produk dari pendidikan, dengan kata lain tujuan dari pendidikan esensinya sudah luntur.

Imam Al Ghozali

Menurut Imam Al Ghozali, tujuan pendidikan adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah, bukan pangkat dan bermegah-megah, dan hendaklah seorang pelajar itu belajar bukan untuk menipu orang-orang bodoh atau bermegah-megahan. Pendidikan Islam menurut Al Ghazali adalah untuk membentuk pendidikan akhlak.

Jadi, 

Fakta yang sudah viral di tahun 2024 terkait dengan kecurangan dalam pemilu benar-benar sudah menciderai dan membuat lunturnya salah satu dari capaian pendidikan. Karakter yang seharusnya menjadi tujuan dari pendidikan menjadi semakin ternodai, padahal Islam melalui Rasulullah SAW diutus sebagai Nabi dan Rasul akhir zaman mempunyai tugas utama yaitu untuk menyempurnakan akhlak. Akhlak tidak lain dan bukan adalah karakter yang menjadi harapan semuanya sehingga setiap insan akan berakhlaqul karimah.

Oleh karena itu, mari kita semua kembali:

  • Bahwa tujuan pendidikan islam tidak lepas dari orientasi Allah menciptakan manusia sebagai hamba yang harus taat dan patuh pada perintah-Nya.
  • Meneguhkan eksistensi manusia sebagai khalifatul fil ardhi
  • Mengenal Agama dan Tuhan dengan baik dan benar
  • Menjadi Pondasi atau Dasar dalam kehidupan
  • Bisa menerapkan agamanya dalam kehidupan dan berbagai sektor kehidupan
  • Pengondisian diri atas Lingkungan Agama