Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) JSI FIAI UII, mempersembahkan:
[Lomba tingkat SMA/MA/Sederajat & Pondok Pesantren di Seluruh Indonesia]
Kategori Lomba SMA/MA/Ponpes: 1. Esai 2. Pidato Bahasa Indonesia 3. Pidato Bahasa Arab 4. Poster (Tema: Peran Pemuda dalam Keluarga)
Timeline Lomba: Pendaftaran dan Pengumpulan Karya: 1 Februari-31 Maret 2024 Penjurian Lomba: 1-5 April 2024 Pengumuman Juara Lomba: 12 April 2024
Tautan Lomba Link Pendaftaran: https://bit.ly/PendaftaranSFD2024 Link Panduan Lomba: https://fis.uii.ac.id/as/sharia-fest-days-2024/
PENDAFTARAN GRATISSS TOTAL HADIAH JUTAAN RUPIAH
Tunggu apalagi ! Yuk daftarkan dirimu, jangan sampai ketinggalan !!!
Narahubung: Uun Zahrotunnisa: 0857 4886 9646 M. Arif Chasanul: 0882 0052 17904
https://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/2024/02/WhatsApp-Image-2024-01-31-at-13.29.45_cd67a8d1-e1708402226256.jpg12501000Admin Prodi PAI FIAI UIIhttps://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/Logo-PSHK-2-300x100.pngAdmin Prodi PAI FIAI UII2024-02-20 11:11:562024-02-22 13:28:21Tunjukkan Bakatmu di 6th Sharia Fest Days 2024“Pemuda Muslim di Era Digital”
Menyelesaikan studi perkuliahan dalam waktu 3,5 tahun dan meraih gelar akademik di usia muda merupakan cita-cita banyak mahasiswa. Dengan lulus cepat tidak hanya mengurangi beban orang tua terkait biaya kuliah, tetapi juga memungkinkan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman karier lebih awal. Namun untuk bisa mendapatkan semua itu bukanlah hal yang mudah dan tidak semua orang bisa meraihnya.
Lima mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga/Ahwal Syakhshiyah (Prodi AS) di Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) berhasil menyelesaikan studi mereka dengan waktu yang sangat singkat, hanya dalam rentang 3 tahun 4 bulan. Kelima mahasiswa tersebut adalah:
Nail Nazah (20421035)
Ihklas Hakiki (20421057)
Ratasya Maharani (20421077)
Zakia Shalsabilla (20421127)
Sina Mulya Cahyana (20421111)
Keberhasilan mereka tentu tidak didapatkan dengan mudah. Di balik prestasi tersebut, terdapat perjuangan keras dan berat yang patut dijadikan pembelajaran bagi kita semua. Yuk kita simak lebih dalam perjalanan luar biasa mereka!
Niat yang kuat dan positif menjadi pondasi
Niat yang kuat dan positif menjadi kunci utama sebagai pondasi kokoh bagi kita. Niat yang kuat menjadi pendorong utama kita melewati tantangan dan rintangan. Adapun Ketika hati kita dipenuhi dengan tekad yang positif, energi positif pun mengalir melalui setiap tindakan dan keputusan yang kita ambil.
“Pas pertama-tama mau masuk kuliah itu udah nargetin gitu. Aku kalau bisa usahain maksimal tiga tahun setengah itu udah lulus alasannya ya saya gak mau banyak bebanin orang tua sih karena kan saya anak pertama terus ngerantau jadi gimana caranya saya bisa lulus kemudian cari kerja agar bisa ngurangin beban mereka.” Jelas Ratasya Maharani (Rara)
Perencanaan perkuliahan yang matang
Kemudian perencanaan perkuliahan yang matang merupakan kunci kesuksesan dalam meraih kelulusan. Ibaratnya kita mau mencari harta karun nih perencanaan kuliah itu petanya. Seperti yang dijelaskan Nail Nazah (Nail) yang tidak hanya mampu lulus cepat tapi juga mampu meraik ipk tinggi 3,97.
“Yang penting kita itu ada kemauan dulu, terus kita ada komitmen juga, terus kita rajin konsultasi sama Dosen Pembimbing Akademik (DPA). Nah sama DPA nanti diarahkan untuk bisa segera Seminar Proposal (SemPro) Skripsi di semester 6. Jadi setelah KKN kita ngajuin judul ke Sekertaris Prodi (SekProd) trus semester 6 harus sudah sempro. Jadi setelahnya tinggal nyelesaiin skripsi sampai semester 7. Trus lulus deh”. ujar Nail.
Foto Pasca Sidang Nail Nazah
Disiplin dan managemen waktu yang baik
Disiplin dan manajemen waktu yang baik juga gak kalah penting nih. Dengan memiliki disiplin yang tinggi, kita dapat mengelola waktu dengan lebih baik, tau prioritas, dan menghindari pemborosan waktu pada hal-hal yang kurang penting. Tapi memang enggak mudah sih, cuma bukan berarti enggak mungkin ya. Seperti temen kita, meskipun kerja tapi kuliahnya tetep sukses lo.
“Pas masih kuliah sambil kerja itu kan, kalo saya kuliah misal pagi dari jam 7 pulangnya nanti jam 12, setelahnya setengah 2 kerja sampai jam 9 malem itu bener-bener non-stop itu paling capeknya disitu, Jadi ngorbanin badan dan waktu. Tapi karena inget orang tua nunggu dirumah jadi trus termotivasi untuk bisa lulus cepat”. Jelas Ikhlas Hakiki (Hakiki).
Perjuangan melawan kemalasan
Kemalasan juga seringkali menjadi hambatan dalam meraih tujuan kita . Jika terbiasa dengan kemalasan kita cenderung menunda-nunda pekerjaan sehingga tidak selesai tepat waktunya, Oleh karena itu, penting untuk mengenali dan mengatasi kemalasan.
“Untuk melawan kemalasan intinya ada gerakan dari hati diri sendiri. Trus jangan sering-sering di kost, Soalnya kan kalo udah di kost, kalau liat kasur gitu, aduh, pengennya rebahan. Makanya saya suka keluar gitu buat ngerjainnya. kadang bareng sama temen-temen diskusi jadi kan bisa saling sharing”. jelas tip dan trik Nail dalam menangani kemalasannya.
Support orang tua sebagai motivasi dan self healing
Dukungan orang tua juga memiliki peran penting loh untuk mengatasi stres dan tekanan hidup kita. Dukungan orang tua bisa menjadi support sistem untuk membantu mengelola emosi, menguatkan mental, dan menambah motivasi untuk mencapai potensi maksimal kita. Hal ini dirasakan juga oleh teman-teman kita. Hakiki bercerita:
“Saya itu Video Call (VC) sama orang tua setidaknya seminggu sekali. Yang dirasain itu setelah VC sama orang tua pastinya menambah motivasi dan rasanya jadi tenang, bagi saya kata-kata orang tua itu menenangkan”.
Pengalaman yang serupa juga dirasakan oleh nail. Ia yang setiap hari VC dengan orang tuanya alih-alih bosan mendapat nasihat setiap hari justru merasa senang dan menjadi motivasi disetiap harinya.
“Justru malah seneng, justru dari setiap hari VC itu nambah semangat setiap harinya”. Jelas Nail.
Nah itu dia nih perjalanan temen-temen kita dalam meraih kelulusannya. Suka dan duka telah mereka lalui pengorbanan waktu dan tenaga setiap harinya demi mencapai cita-cita yang selalu diharapkan. Kemalasan pun selalu menyerang tanpa henti. Akan tetapi dengan tekat kuat, konsistensi dan support dari orang tua mereka bisa melaluinya. Yuk kita jadikan kisah mereka sebagai motivasi untuk meraih cita-cita kita! (MA)
https://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/2024/02/WhatsApp-Image-2024-02-06-at-08.07.57_f1a1a34d.jpg13371066Admin Prodi PAI FIAI UIIhttps://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/Logo-PSHK-2-300x100.pngAdmin Prodi PAI FIAI UII2024-02-06 08:19:452024-02-06 08:19:46Mengukir Prestasi Kilat: Kisah Sukses Lima Mahasiswa Hukum Keluarga UII Lulus Cepat dalam 3 Tahun 4 Bulan
Program Studi Hukum Keluarga/Ahwal Syakhsiyah (Prodi AS) menggelar acara International Short Course on Halal Practices in Indonesia and Malaysia pada Sabtu (02/12) di Gedung Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI). Agenda ini dirancang untuk memberikan peserta pemahaman mendalam tentang standar halal, proses sertifikasi, dan tren industri halal di Indonesia.
Momentum ini juga merupakan kelanjutan dari keberhasilan Student Mobility sebelumnya, yang mengirim sepuluh mahasiswa Prodi AS ke Malaysia. Pada kesempatan kali ini, lima mahasiswi dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) berkunjung ke Indonesia, menambah keberagaman pandangan dan pengalaman.
Tiga materi unggulan memperkaya agenda ini. Dr. Nur Kholis, SEI., M.Sh.Ec. (FIS Vice Dean, Majelis Ulama Indonesia) membuka dengan tema “Fundamentals of Understanding Halal in Indonesian Contexts”. Dr. Setiyawan Gunardi (Head of Halal Industry Program at USIM) melanjutkan dengan tema “Fundamentals of Understanding Halal in Malaysian Contexts”, diikuti oleh penutup dari Dr. Imelda Fajriati, M.Si. (Head of Halal Center at UIN Sunan Kalijaga) dengan tema “Implementation of Halal Product Assurance in Indonesia”.
Bagi mahasiswi Malaysia, agenda ini bukan hanya peluang untuk belajar, tetapi juga pemandangan yang sangat menarik. Noor Atiqah Aqilah, salah satu mahasiswi USIM, menyatakan, “Sangat menarik untuk mempelajari bagaimana halal diterapkan di Indonesia dan kewajiban mendapatkan sertifikat halal.” Sementara Nur’ain Syakirah (Syakirah) mengekspresikan kekagumannya terhadap Indonesia, “Indonesia negara yang sangat besar dan saya yakin, meskipun saya tinggal di sana selama setahun, saya tidak akan punya cukup waktu untuk menjelajahi semuanya di sana.” (MA)
https://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/2023/12/WhatsApp-Image-2024-01-19-at-08.22.10_4aed1846.jpg16001600aldintohttps://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/Logo-PSHK-2-300x100.pngaldinto2023-12-28 09:42:262024-01-19 08:24:18Kolaborasi Internasional: Lima Mahasiswi Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) Kunjungi program studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) untuk Memahami Industri Halal di Indonesia
Sebuah perjalanan studentmobility mahasiswa program studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) International Program (AS IP) ke Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) telah memberikan pengalaman berharga dalam merangkai budaya dan ilmu antara dua negara tetangga. Hal tersebut disampaikan oleh Fairuza ‘Alima FardindaPutri yang kerap dipanggil Dinda.
Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) International Program menyelenggarakan kegiatan International Student Mobility (MBKM) ke Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) pada 13-17 November 2023. Agenda tersebut merupakan kegiatan tahunan Prodi AS IP sejak tahun 2017. Pada tahun ini sebanyak sepuluh mahasiswa diberangkatkan ke Malaysia untuk mengikuti agenda tersebut. Adapun dalam wawancara eksklusif kepada Fairuza ‘Alima Fardindaputri (Dinda) dan Yordan Aditya Dwimahadika (Yordan) Keduanya membagikan ceritanya masing-masing.
Kegiatan Beragam Memperkaya Pengalaman
Dinda menjelaskan bahwa kegiatan di USIM mencakup kuliah, sharing dengan persatuan mahasiswa, serta pertukaran budaya dan kebiasaan antara Malaysia dan Indonesia. “Kami sempat melakukan Presentasi dalam mata kuliah halal industry. Kami dari Indonesia berbagi pandangan tentang hukum Islam, sementara mahasiswa Malaysia mempresentasikan topik terkait industri halal.” Tutur Dinda.
Adapun Yordan menyatakan bahwa kunjungan tersebut bukan hanya sekadar shortcourse, tetapi juga mencakup aspek wisata yang sesuai dengan program studi mereka di bidang Hukum. Mereka diajak untuk mengenal budaya, terutama tentang hukum Islam di Malaysia. “Kami diajak ke Istana kehakiman, kantor kementerian kan di sana sistemnya Perdana Menteri (PM) berbeda dengan kita.” Ujar Yordan.
Budaya dan Perbedaan Sistem Pemerintahan
Dalam diskusi mengenai perbedaan antara Indonesia dan Malaysia, Dinda menyoroti perbedaan sistem pemerintahan. Malaysia memiliki sistem kerajaan dengan rajanya masing-masing, sementara Indonesia menggunakan sistem provinsi. Ini menciptakan dinamika menarik dalam konteks keragaman budaya dan sistem pemerintahan.
Yordan juga menyoroti perbedaan antara pembangunan masjid di Malaysia dengan Indonesia, di mana di Malaysia masjid harus memiliki jarak 10 km dari masjid utama. “saya lihat mereka itu kan perdana menteri yang dipimpin sendiri-sendiri jadi punya benderanya masing-masing, contohnya itu kalau di masjid Putra Jaya itu ada 13 bendera, 12 nya itu semua negeri yang ada disana, satunya itu khusus buat kota pengurus Masjidnya” Ujar Yordan.
Manfaat Student Mobility: Ilmu dan Hubungan yang Berkualitas
Dinda menekankan bahwa selain mendapatkan ilmu yang melimpah, terutama dalam halal industry, hubungan yang terjalin menjadi sangat berharga. Meskipun hanya berlangsung selama satu-dua minggu, ikatan yang terbentuk cukup kuat. Dinda menyebutkan bahwa kesempatan ini memberinya perasaan pencapaian goal pribadinya, terutama dalam mencari pengalaman kuliah di luar negeri.
“Saya itu punya goal yang saya harus lakukan dalam masa perkuliahan, dulu saya punya cita-cita kuliah diluar negeri. Namun pas ada program ini saya ngerasa bahwa inilah jalannya, Apalagi saya tidak ingin mengunakan fasilitas dari orang tua, bukannya orang tua saya tidak mampu tapi emang saya tidak mau.” Jelas Dinda.
Adapun Yordan menjelaskan kunjungan ini bukan hanya memberikan pengetahuan akademis, tetapi juga memberikan pengalaman pribadi yang membuka wawasan dan memperluas pemahaman kami tentang budaya dan kehidupan di negara Malaysia.
Pesan Inspiratif untuk Mahasiswa Lainnya
Dalam memberikan pesan kepada mahasiswa lain, Yordan menekankan pentingnya untuk tidak mengurung diri dan fokus pada memperbaiki diri. Ia juga mengajak mahasiswa untuk lebih aware terhadap informasi yang beredar di media sosial, agar tidak terjebak dalam konflik yang tidak nyata antara Indonesia dan Malaysia.
Adapun Dinda memberikan motivasi kepada teman-teman mahasiswa untuk tidak pernah mengecilkan mimpi. Ia menekankan bahwa, terlepas dari seberapa besar atau sulitnya sebuah impian, usaha maksimal dan tawakal kepada Allah tetap menjadi kunci. Dengan perjuangan dan tawakal, Dinda membuktikan bahwa pencapaian goalnya dapat terwujud. (MA)
https://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/2023/12/WhatsApp-Image-2023-12-20-at-13.40.30-scaled.jpeg15502560aldintohttps://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/Logo-PSHK-2-300x100.pngaldinto2023-12-20 14:27:052023-12-29 09:21:56Kisah Pengalaman Berharga Dalam Menyelami Budaya dan Ilmu di Malaysia-International Student Mobility (MBKM) Universiti Sains Islam Malaysia (USIM)
Belajar Ilmu Agama bukan penghalang untuk kita mempelajari ilmu yang lain, termasuk bahasa Inggris. Mempelajari Bahasa inggris bisa menjadi hal yang penting dan bermanfaat jika digunakan sesuai tuntunan agama, seperti digunakan untuk berdakwah.
Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) International Program menggelar Enhancing English Proficiency for Lecturers and Students pada Kamis (14/12). Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris bagi dosen dan mahasiswa ahwal syakhshiyah international program. Hal ini dilakukan guna mewujudkan misi untuk pengembangan kerja sama di tingkat Asia Tenggara dan internasional dalam bidang hukum keluarga untuk meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian dan dakwah Islamiyah.
Suwardi Muhammad selaku pemateri menyampaikan bahwa “Belajar bahasa Inggris harus fokus pada bahasa standar bukan bahasa nonstandar, alih-alih menggunakan okey akan lebih baik menggunakan kata All Right“.
Dosen dan mahasiswa diajak untuk membaca sebuah teks untuk dianalisis struktur grammarnya dan pronunciatonnya. “Bahasa Inggris berbeda dengan bahasa Indonesia, lebih simpel dan jelas. Jika kita biasa mengatakan masuk ke dalam untuk bahasa Inggris cukup masuk saja” Koreksi Suwardi kepada salah satu peserta
Adapun teks yang disampaikan sengaja tidak ditulis lengkap. Mahasiswa dan dosen diminta untuk menanggapi dan menanyakan teks yang belum disampaikan. Diskusi berjalan dengan interaktif peserta satu per satu menyampaikan pertanyaan sedangkan Mr. Suwardi selain menjawab pertanyaan juga mengoreksi pertanyaan peserta dalam bahasa Inggris. (MA)
https://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/2023/12/WhatsApp-Image-2023-12-15-at-09.03.41-1-scaled.jpeg14412560aldintohttps://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/Logo-PSHK-2-300x100.pngaldinto2023-12-14 14:27:572023-12-29 09:23:39Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) International Program selenggarakan Enhancing English Proficiency for Lecturers and Students
Hallo guys! Prodi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) FIAI UII membuka kesempatan bagi talenta berbakat Ahwal Syakhshiyah angkatan 2021, dan 2022 untuk bergabung bersama Student Staff Prodi Hukum Keluarga sebagai Intern.
Posisi yang tersedia:
Digital Marketing (Content Writer, Graphic Designer, Video Editor)
Event Organizer
INFORMASI UMUM
Pendaftaran dibuka tanpa batas waktu
Rekrutmen akan ditutup sewaktu-waktu saat pendaftar telah memenuhi kuota.
PERSYARATAN UMUM
Mahasiswa aktif Prodi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) Program Sarjana angkatan: 2021, dan 2022.
Mampu bekerja sebagai tim.
Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik.
DESKRIPSI KERJA DAN SYARAT KHUSUS
DIGITAL MARKETING
Komitmen kerja 10 jam per pekan.
Mencari dan menyusun konten media sosial.
Menulis artikel dan liputan kegiatan Prodi Hukum Keluarga.
Content Writer:
Bisa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar.
Bisa berbahasa komunikasi sesuai dengan target pembaca (formal/informal).
Aktif bermedia sosial
Nilai plus: Mampu berbahasa Inggris aktif
Graphic Designer:
Bisa menggunakan salah satu software desain grafis (contoh: CorelDraw, Adobe Illustrator, dsb)
Video Editor:
Bisa menggunakan salah satu software video editing berbasis desktop (Filmora, Premiere Pro, Capcut, dsb) maupun mobile (VN, Inshot, dsb)
Bisa fotografi dasar (basic photography)
DOKUMEN YANG DIPERLUKAN
Curriculum Vitae atau Resume
Kartu Tanda Mahasiswa
Motivation Letter (minimal 250 kata, format bebas, perhatikan kaidah penulisan bahasa Indonesia)
Berkas submission sesuai posisi yang dilamar
BERKAS SUBMISSION
Digital Marketing:
Content Writer: Artikel/tulisan yang pernah ditulis
Video Editor: Video yang pernah dibuat
Graphic Designer: Hasil desain yang pernah dibuat
Event Organizer: Video simulasi Master of Ceremony dengan durasi minimal 3 menit
https://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/2023/11/WhatsApp-Image-2023-11-08-at-10.58.06.jpeg12801024aldintohttps://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/Logo-PSHK-2-300x100.pngaldinto2023-11-08 08:46:272023-11-09 08:52:29Open Recruitment Student Staff Prodi Hukum Keluarga FIAI
Alhamdulillah pada hari senin tanggal 25 September 2023 kemarin Program Studi Ahwal Syakhshiyah resmi telah membuka dan menerjunkan mahasiswa-mahasiswi nya untuk melaksanakan Praktik Hukum Gel. 1 di Pengadilan Agama yang telah dipilih. Sebanyak 11 Pengadilan Agama (Gel. 1 dan Gel. 2) yang menjadi tempat mahasiswa untuk menjalankan praktik hukum.
Dalam pelaksanaannya kegiatan praktik hukum dan magang akan dilakukan dari 25 September sampai 24 Oktober 2023. Semoga para mahasiswa yang sedang melaksanakan kegiatan tersebut selalu dipermudah dan dilancarkan dalam setiap agendanya. Amiin.. (Uun)
https://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/2023/10/383407786_974583813800717_6497325269441578148_n.jpg13501080aldintohttps://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/Logo-PSHK-2-300x100.pngaldinto2023-10-10 08:30:232023-11-06 10:00:55Magang dan Praktik Hukum Prodi Ahwal Syakhshiyah
Sebagaimana rutin dilaksanakan setiap tahun ajaran baru, kegiatan Stadium General Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)tahun ini dilaksanakan secara luring dengan narasumber Samsul Zakaria S.Sy., M.H selaku Hakim di Pengadilan Agama Soreang kelas 1B sekaligus alumni Ahwal Syakhshiyah Universitas Islam Indonesia tahun 2013. Acara tersebut diselenggarakan di Gedung Kuliah Umum Dr. Sardjito dengan mengangkat tema “Bergerak, Bersinergi, Berkembang dalam Mendesain Masa Depan”. Dalam sambutannya, narasumber memulai sepatah dua patah kata dengan motivasi yang ia sampaikan melalui pengalaman pribadinya, sehingga euforia perjuangan sudah terasa sejak awal acara. Stadium General yang diselenggarakan di Gedung Kuliah Umum (GKU) Dr. Sardjito tersebut berlangsung aktif, meskipun jumlah peserta tidak begitu meluap. Namun pembawaan narasumber yang humoris dan selalu menyelipkan sedikit lelucon, membuat seluruh peserta menumpahkan perhatian padanya.
Pada awal penyampaian materi, narasumber meunjukan sebuah slide dengan tulisan “Gagal berencana = Merencanakan kegagalan”. “Saat kita merencanakan sesuatu maka rencanakanlah dengan sebaik mungkin, karena saat kita gagal dalam merencanakan seseuatu sama halnya dengan kita merencanakan suatu kegagalan” jelas Samsul kepada para mahasiswa baru yang ada di hadapannya. Pesan tersebut memiliki makna yang dalam khususnya bagi para mahasiwa baru, yang dari sana dapat disimpulkan bahawa dalam memulai jenjang baru ini para mahasiswa sudah seharunya memulai dengan niat, perencanaan serta tujuan yang jelas dan matang dipersiapkan. Samsul Zakaria juga mengajak para mahasiwa baru untuk berkreasi, mengoptimalkan waktu dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat. Sebagaimana tema yang ia bawakan “bergerak”, ia mengkonotasikannya lewat sebuah kata mutiara berbahasa arab “al-harakah barakah”, yang memiliki arti barang siapa berbgerak maka disitulah keberkahan.
Di tengah materi yang disampaikannya, Samsul kemudian menyelipkan sebuah game kahoot. Hal tersebut agar peserta tidak jenuh, alih-alih menguji pengetahuan peserta. Setelah menyelesaikan beberpa pertanyaan, narasumber kemudian melanjutkan slidenya pada sebuah halam dengan tulisan “Tidak ada kode moral tertinggi, selain cinta. Meskipun ada banyak pinsip moral, akan tetapi dasar utamanya adalah cinta. Cintalah yang melahirkan harapan, kesabaran, ketabahan, kemudahan, dan semua moral yang baik”. “Pesan ini saya sampaikan agar teman-teman melakukan semuanya berdasarkan cinta, cinta akan ilmu, akan guru-guru. Karena dengan itulah akan lahir kebaikan-kebaikan lainnya” lengkap Samsul.
Acara Stadium General disinyalir dengan pesan-pesan yang disampaikan narasumber baik secara tersurat maupun tersirat melalui pengalaman pribadinya. Sebelum penghujuna acara, Samsul juga berpesankepada para mahasiwa untuk selalu mengingat dan menjaga 3S (Sholat, Sholawat, Silaturahim). Ia juga sedikit berbagi pengalamannya selam di Pengadilan, menurut pemaparannya kebanyakan orang yang bercerai di Pengadilan Agama mayoritas tidak menjaga sholatnya. “Orang cerai sama sholat itu memiliki koralasi. Orang kalua ingin hidupnya baik sholatnya juga harus baik, kalau sholat saja belum baik bagaimana rumah tangga kita mau baik – baik saja” ujar Samsul.
Pada penghujung sesi, Samsul menutupnya dengan sebuah pesan untuk menghormati orang-orang sekitar. Ia menyampaikan pengalaman tentang betapa berpengaruhnya sebuah penghormatan pada perjalanan kita. “Ketika kita menghargai, menghormati orang-orang yang berjasa salah satunya dosen, maka insya Allah kita akan mendapat keberkahan di dalamnya. Dan yang paling penting, terus berkabar deengan orang tua” tutup Samsul yang disusul tepuk tangan dari peserta. [Siti Inayah]
https://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/2022/09/302436387_121827693944259_87964880595754269_n.jpg12801024aldintohttps://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/Logo-PSHK-2-300x100.pngaldinto2022-09-16 09:50:492024-01-04 07:49:35Hakim Pengadilan Agama Soreang Mengisi Studium Generale Prodi Hukum Keluarga 2022
Studium Generale mahasiswa baru program studi Ahwal Syakhsiyah 2022 telah berhasil diselenggarakan pada hari Sabtu (3/9) yang bertempat di Gedung Kuliah Umum (GKU) Dr. Sardjito, Universitas Islam Indonesia. Panitia Studium General yang diketuai oleh Bapak Najib Asyrof tersebut mengundang Samsul Zakaria S.Sy., M.H sebagai pembicara pada kegiatan Studium Generale tahun ini. Adapun selain diisi oleh Samsul Zakaria sebagai pembicara utama, sebagaimana fusngsinya kegiatan Studium General tersebut juga diisi dengan materi-materi seputar akademik, perpustakaan, dan beberpa materi dasar lainnya.
Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dan dibuka dengan lantunan ayat suci Al Qur’an oleh Isyaf Alauddin (mahasiswa 2021). Kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan oleh Dekan Fakultas Ilmu Agama Islam yaitu Dr. Drs. Asmuni, MA dan oleh Ketua Program Studi periode 2018-2022 Prof. Dr. Amir Mu’allim, MIS. Dalam sambutannya, Prof. Amir memperkenalkan terkait visi misi Program Studi Hukum Keluarga, profil alumni, profil dosen, dan beberapa informasi singkat terkait Program Studi Hukum Keluarga.” yang ada di ruangan ini berasal berbagai daerah, ada yang dari Aceh juga tadi. Dosen-dosen kita juga mengalami hal yang sama dulu, sekolahnya jauh-jauh, ada yang di Jordan, di Tunis, Malaysia, dan sekarang semuanya jadi orang-orang hebat. Kalian juga harus bisa, kalau sudah di sini pokonya semua sama, menuntut ilmu” ujar Prof. Amir dihujung saambutannya.
Acara berlangung cukup khidmat, para mahasiswa baru terlihat antusias dengan informasi-informasi yang disaampaikan oleh Prof. Amir dan deretan-deretan informasi lainnya. Adapun informasi lain yang disampaikan adalah terkait keakademikan oleh Bapak Prayitna Kuswidianta S.T, yaitu berupa informasi sistem perkulihan, IT Support, akun-akun UII (UII gateway, wifi UII, classroom, Microsoft 36, zoom, dll), serta sistem penggunannya sehingga mahasiswa dapat menggunakan fasilitass yang disediakan UII sebagaimana mestinya. Serta informasi terkahir adalah terkait keperpustakaan yang disampaikan oleh Ibu Suharti, SIP sebagai perwakilan dari Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia.
Informasi-informasi tersebut disampaikan sebagai pembuka kegiatan Studium General sekaligus sebagai pemenuhan hak mahasiswa sehingga dapat melaksanakan perkuliahan sebagaimana mestinya dengan fasilitas yang sudah disediakan. Setelah rentetan pembukaan disampaikan, kemudian beralih pada acara inti yaitu Studium General yang dimoderatori oleh Saiful Azis S.H., M.H dengan narasumber Samsul Zakaria S.Sy., M.H yang keduanya merupakan alumni Ahawal Syakhshiyah Universitas Islam Indonesia.
Dalam menyampaikan materi, Bapak Samsul banyak berbagi terkait pengalaman pribadinya baik ketika menjadi mahasiswa maupun pengalamannya sebagai hakim. Beliau mengajak mahasiwa untuk banyak menulis, ia juga menyampaikan pengalamannya bagaimana ia dapat mengambil daan memberikan banyak manfaat dari tulisan. Menurutnya, menulis itu bagaikan teman hidup bagi mahasiswa. Tak hanya menulis, ia juga mengajak mahasiwa untuk banyak berkolaborasi “Sebuah sinergi yang dibersamai kolaborasi akan menjadi sebuah kekuatan yang lebih besar dari sebuah sinergi yang kita kerahkan sendiri”, lengkapnya di hadapan peserta.
Terakhir setelah sesi tanya jawab ditutup, Bapak Samsul kemudian mengundang para dosen dan panitia untuk duduk dan mengambil foto bersama para mahasiswa baru sebagai sesi penutup dari kegiatan Studium Generale dan sebagai kenang-kenangan.
https://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/2022/09/302436387_121827693944259_87964880595754269_n.jpg12801024aldintohttps://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/Logo-PSHK-2-300x100.pngaldinto2022-09-09 10:52:162024-03-19 10:59:36STUDIUM GENERALE PROGRAM STUDI AHWAL SYAKHSHIYAH 2022
Segenap keluarga dan sivitas Program Studi Ahwal Syakhshiyah FIAI mengucapkan Selamat atas terpilih dan dilantiknya:
●Krismono, S.H.I, M.S.I. sebagai Ketua Program Studi Ahwal Syakhshiyah 2022-2026
●Fuat Hasanudin, Lc., M.A. sebagai Sekretaris Program Studi Ahwal Syakhshiyah 2022-2026
●Muhammad Miqdam Makfi, Lc., MIRKH. sebagai Sekretaris Program Studi Ahwal Syakhshiyah International Program 2022-2026
Semoga dapat memimpin dengan penuh amanah dan membawa Prodi Ahwal Syakhshiyah UII kepada kemajuan serta masa depan yang cemerlang.
Serta terimakasih kepada Prof. Dr. Amir Mu’allim, MIS. Atas pengabdian serta dedikasinya menjadi Ketua Program Studi Ahwal Syakhshiyah 2018-2022.
https://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/2022/09/304559192_171820445391804_7998584392237381866_n-e1662460265372.jpg13501080aldintohttps://fis.uii.ac.id/as/wp-content/uploads/sites/16/Logo-PSHK-2-300x100.pngaldinto2022-09-06 17:27:002024-04-23 08:23:23Kaprodi & Sekprodi Periode 2022-2026 Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) JSI FIAI UII