Kegiatan praktik penggunaan teleskop rukyat yang dilaksanakan pada 24 April 2026 berlangsung dengan suasana yang cukup antusias dari para mahasiswa. Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi langsung mempraktikkan cara menggunakan teleskop untuk rukyat hilal. Mulai dari bagaimana memasang alat, mengatur arah, hingga memastikan objek dapat terlihat dengan jelas, semua dilakukan secara langsung di lapangan. Pengalaman ini menjadi penting karena mahasiswa bisa merasakan sendiri bagaimana proses pengamatan hilal yang selama ini hanya dipelajari secara teori di kelas.
Dua hari setelahnya, tepatnya pada 26 April 2026, kegiatan dilanjutkan dengan pengamatan fenomena langit berupa okultasi asteroid Strenua. Kegiatan ini terasa lebih menarik karena melibatkan 24 tim dari berbagai daerah yang dikoordinasikan oleh Observatorium Bosscha. Para peserta ikut ambil bagian dalam pengamatan ketika asteroid melintas dan menutupi cahaya bintang untuk sesaat. Meskipun terdengar sederhana, proses ini membutuhkan ketelitian dan kerja sama tim yang baik. Selain menambah pengalaman, kegiatan ini juga membuka wawasan mahasiswa tentang pentingnya kontribusi data observasi dalam dunia astronomi.

Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari program praktik hukum dan magang yang dikonversi ke dalam mata kuliah Ilmu Falak dalam skema MBKM di UII. Program ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga mendapatkan pengalaman nyata di lapangan. Dengan cara ini, mahasiswa diharapkan bisa lebih memahami bagaimana ilmu falak diterapkan, terutama dalam kaitannya dengan praktik keagamaan seperti penentuan awal bulan Hijriah.
Kegiatan ini dilaksanakan di LP2IF RHI dengan pendampingan langsung dari ketuanya, Drs. Mutoha Arkanuddin, yang juga berperan sebagai pembimbing lapangan. Selain itu, dosen pembimbing, Ibu Anisah, turut memberikan arahan selama kegiatan berlangsung. Kehadiran para pembimbing ini membuat kegiatan terasa lebih terarah, namun tetap santai dan mudah dipahami oleh mahasiswa. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan lebih membumi, karena mahasiswa bisa benar-benar terlibat langsung dalam praktik ilmu yang mereka pelajari.
Read more






















