PDPM Kembali Salurkan Kurma

Pusat Dakwah dan Pengabdian Masyarakat (PDPM) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) kembali menerima bantuan Kurma dari Atase Agama Kedutaan Besar  Kerajaan Saudi Arabia di Jakarta bekerjasama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia. Bantuan kurma ini terdiri dari 2.560 kardus dan juga mushaf Alquran yang diangkut dalam enam truk dan tiba di kampus pada hari Jum’at, (27/7).

 

Kepala PDPM, Drs. H. Zubaidah, M.Ag mengungkapkan jumlah yang diterima pada tahun ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Alhamdulillah untuk Ramadhan tahun ini kita dapat bantuan kurma sebanyak 2 kontainer ditambah 4.960 eksemplar mushaf Alquran yang akan diberikan bersamaan dengan paket Kurma”, kata Syarif.

Lebih lanjut Kepala PDPM menjelaskan, bantuan itu secepatnya harus didistribusikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan selama bulan Ramadhan seperti masjid-masjid, panti asuhan  atau lembaga-lembaga dakwah lainnya di berbagai wilayah dan juga unit-unit di lingkungan UII. “Kurma ini harus habis secepat mungkin dan disunahkan untuk berbuka puasa bukan untuk kegiatan lainnya seperti tadarus” tegas Syarif.

PDPM Kembali Salurkan Kurma

Untuk menampung jumlah kurma tersebut, Kepala Bagian Perbekalan FIAI, Sutaryo, A.Md., S.E., mempersiapkan ruangan khusus untuk menampung dan memudahkan proses pendistribusiannya yang dibantu oleh beberapa karyawan lainnya. Pada hakikatnya, kata Sutrayo, kurma tersebut dibagikan secara gratis, akan tetapi mengingat proses pengiriman memakan biaya banyak dan tidak termasuk dalam rancangan anggaran fakultas maka setiap permintaan kurma dikenai biaya pengganti transportasi.

Antusiasme masyarakat terhadap kurma begitu besar terbukti dari meningkatnya jumlah permintaan. Kurma-kurma tersebut mulai didistribusikan sejak hari Selasa, (32/7) karena mengikuti amanat dari Keduataan bahwa bantuan tersebut harus habis dalam bulan Ramadhan ini.

Related Post

1 reply

Trackbacks & Pingbacks

  1. […] Baca juga: PDPM Kembali Salurkan Kurma […]

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *