Dr. Yusdani Resmi Sandang Gelar Profesor Bidang Pendidikan Islam

Serah Terima SKGB Dr Yusdani

Yogyakarta – Universitas Islam Indonesia (UII) kembali mencatat sejarah penting dengan bertambahnya jumlah guru besar. Dr. Drs. Yusdani, M.Ag., dosen Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) UII, resmi memperoleh jabatan akademik sebagai Profesor dalam bidang Pendidikan Islam. Menteri Agama RI mengesahkan gelar ini melalui SK dalam acara khusus di Gedung Kuliah Umum Sardjito UII. MC membuka acara dengan pembacaan Al-Qur’an, lalu mengumandangkan Indonesia Raya dan Himne UII sehingga suasana semakin khidmat.

Koordinator Kopertais Wilayah III DIY membacakan SK Kenaikan Jabatan Akademik Profesor sebagai puncak acara. Koordinator Kopertais Wilayah III menyerahkan SK kepada Rektor UII, yang langsung meneruskannya resmi kepada Dr. Yusdani.

Apresiasi dari Pimpinan UII dan Yayasan Badan Wakaf

Dalam sambutannya, Rektor UII Prof. Fathul Wahid menyampaikan rasa syukur atas pencapaian Dr. Yusdani. Menurutnya, gelar profesor ini tidak hanya sebuah prestasi pribadi, melainkan juga kontribusi besar bagi penguatan reputasi UII dan pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.

Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia turut memberikan apresiasi tinggi. Ia menegaskan bahwa capaian ini menjadi bukti nyata perjuangan akademisi UII dalam meningkatkan kualitas ilmu pengetahuan dan berharap semakin banyak dosen UII yang menyusul langkah Dr. Yusdani. Koordinator Kopertais Wilayah III DIY dalam sambutannya juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi Islam dalam mencetak generasi unggul yang berakhlak mulia.

Sambutan Rektor UII

Pesan Dr. Yusdani: Profesor Harus Lebih Bertanggung Jawab

Usai menerima SK, Dr. Yusdani menegaskan bahwa gelar profesor membawa tanggung jawab besar. Dr. Yusdani menegaskan guru besar wajib meningkatkan pengajaran dan berkontribusi dalam ilmu, penelitian, serta pengabdian masyarakat.

“Sebagai profesor, saya lebih terikat menjaga mutu pendidikan UII dan memperluas kontribusi penelitian pendidikan Islam,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan dunia pendidikan saat ini, terutama dalam menghadapi karakter mahasiswa yang beragam. Menurutnya, mengajar tidak hanya menyampaikan, tetapi juga mampu menyesuaikan zaman, termasuk memanfaatkan teknologi digital.

Harapan bagi UII dan Pendidikan Islam

Dr. Yusdani menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan masyarakat. Ia berharap peningkatan riset dan pengajaran di UII melahirkan penerapan ilmu yang bermanfaat bagi pendidikan, pengabdian masyarakat, dan dakwah Islamiyah.

Panitia menutup acara dengan doa bersama untuk keselamatan, kelancaran, dan keberkahan bagi Dr. Yusdani serta seluruh sivitas akademika UII. Acara ditutup penuh haru dan bangga, menandai hadirnya guru besar baru yang memperkuat posisi UII.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *