Dari Peserta Menjadi Tuan Rumah: ACTION 2025, Inisiatif Kompetisi Nasional Dari Mahasiswa Ekonomi Islam UII

YOGYAKARTA, 21/12/2025 (EKIS NEWS) — Tidak hanya dikenal aktif mengikuti berbagai kompetisi, kali ini mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam Universitas Islam Indonesia (UII) melangkah lebih jauh dengan menghadirkan ACTION  (Advancing Creativepreneurship Through Islamic Oriented Innovation) 2025, ajang Business Plan Competition perdana yang digelar secara offline dan melibatkan peserta dari puluhan universitas di Indonesia.

Diselenggarakan pada 21 Desember 2025 di Kampus Terpadu,Auditorium Gedung K.H.A. Wahid Hasyim, Fakultas Ilmu Agama Islam UII. ACTION hadir sebagai ruang aktualisasi bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk menuangkan gagasan bisnis yang kreatif, inovatif, serta berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

Dari Ambisi Kolektif Menjadi Ajang Nasional

ACTION lahir dari semangat kolaborasi Departemen Research and Development (RnD) dan ISEN di bawah naungan Forum Kajian Ekonomi Islam (FKEI) UII. Berangkat dari pengalaman pengurus yang kerap mengikuti, dan menjuarai kompetisi di berbagai daerah, muncul satu pertanyaan reflektif  “mengapa belum pernah menjadi tuan rumah?”

“ACTION berangkat dari keresahan kami sebagai pengurus yang sering mengikuti dan menjuarai berbagai kompetisi nasional, tetapi belum pernah menjadi tuan rumah. Dari situ muncul keinginan untuk menghadirkan ruang kompetisi yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga membawa nilai ekonomi Islam yang berorientasi pada kemaslahatan,” ujar Yasaka Fadhilah Tasman, Ketua FKEI UII.

Dari ambisi kolektif itulah ACTION diinisiasi. Bukan sekadar program kerja, tetapi langkah nyata mahasiswa Ekonomi Islam UII untuk berkontribusi di level nasional sebagai penyelenggara kompetisi ilmiah-bisnis yang berkualitas.

Seleksi Ketat, Final yang Menegangkan

Tahun perdana ini, ACTION diikuti oleh 27 tim dari berbagai universitas di Indonesia. Tahap seleksi awal dilakukan secara daring, sebelum akhirnya terpilih 5 tim semifinalis yang melaju ke babak semifinal dan final secara luring di Kampus Terpadu UII.

Format offline dipilih bukan tanpa alasan. Selain menghadirkan euforia kompetisi yang lebih terasa, sistem ini juga memastikan objektivitas penilaian melalui presentasi langsung di hadapan dewan juri. Dengan begitu, ide bisnis yang ditawarkan dapat diuji secara komprehensif, mulai dari konsep hingga kelayakan implementasi.

Apresiasi Peserta dan Tantangan Panitia

Respons peserta terhadap ACTION 2025 terbilang sangat positif. Banyak peserta menilai kompetisi ini sebagai salah satu lomba paling terstruktur dan profesional yang pernah mereka ikuti, termasuk dari sisi pendampingan peserta oleh tim humas dan panitia.

Di balik kelancaran acara, tantangan besar sempat dihadapi panitia. Keterbatasan pendanaan dan minimnya sponsor hampir membuat acara ini batal terselenggara. Namun, optimisme kembali tumbuh ketika dukungan dana datang di detik-detik akhir penutupan pendaftaran. Ditambah dengan fakta bahwa ACTION merupakan pengalaman pertama, panitia harus belajar dari nol dan membangun sistem bersama demi menyukseskan acara.

ACTION tidak hanya berhenti pada perebutan juara. Kompetisi ini membawa nilai penting tentang lahirnya ekonom rabbani muda “young entrepreneurs” yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga menjunjung integritas dan kebermanfaatan sosial.

Salah satu panitia menyampaikan harapannya agar ACTION dapat menjadi ruang tumbuh bersama dan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Menurutnya, mempertahankan kualitas dan nama baik jauh lebih menantang daripada meraih kesuksesan pertama.

Yasaka menambahkan, “Melalui ACTION, kami ingin menunjukkan bahwa banyak ekonom rabbani muda yang lahir dari kampus-kampus di Indonesia, entrepreneur yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga menjunjung integritas dan tanggung jawab sosial. Harapan kami, ACTION bisa terus berlanjut dan menjadi ruang tumbuh bersama bagi mahasiswa Ekonomi Islam.”

Ruang Tumbuh Mahasiswa Ekonomi Islam

Kehadiran ACTION 2025 menegaskan bahwa mahasiswa Prodi Ekonomi Islam UII tidak hanya aktif sebagai peserta kompetisi, tetapi juga mampu tampil sebagai inisiator dan penyelenggara ajang nasional yang berdampak. Ini menjadi bukti bahwa ruang-ruang kreatif dan kepemimpinan mahasiswa terus tumbuh subur di lingkungan Ekis UII.

Melalui kegiatan seperti ACTION, mahasiswa belajar mengaplikasikan nilai-nilai ekonomi Islam secara nyata, mulai dari inovasi bisnis, kerja tim, hingga tanggung jawab sosial. Sebuah langkah kecil yang membuka jalan besar bagi kontribusi mahasiswa Ekis di masa depan.

Ingin menjadi bagian dari generasi kreatif, inovatif, dan berintegritas?
Program Studi Ekonomi Islam UII terus mendukung mahasiswanya untuk tumbuh, berprestasi, dan berdampak, baik di tingkat nasional maupun global.

Kunjungi kami di https://fis.uii.ac.id/ekis
Informasi pendaftaran mahasiswa baru tersedia di https://pmb.uii.ac.id