{"id":6485,"date":"2025-10-17T20:23:31","date_gmt":"2025-10-17T13:23:31","guid":{"rendered":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/?p=6485"},"modified":"2025-10-17T20:25:26","modified_gmt":"2025-10-17T13:25:26","slug":"mahasiswa-ekis-juara-mtqmn-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/mahasiswa-ekis-juara-mtqmn-2025\/","title":{"rendered":"Menoreh Prestasi dari Goresan Kaligrafi: Cerita Imron Syafi\u2019i di MTQMN 2025"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-6487 aligncenter\" src=\"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-content\/uploads\/sites\/15\/2025\/10\/Cover-Imran-300x300.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-content\/uploads\/sites\/15\/2025\/10\/Cover-Imran-300x300.png 300w, https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-content\/uploads\/sites\/15\/2025\/10\/Cover-Imran-1030x1030.png 1030w, https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-content\/uploads\/sites\/15\/2025\/10\/Cover-Imran-80x80.png 80w, https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-content\/uploads\/sites\/15\/2025\/10\/Cover-Imran-768x768.png 768w, https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-content\/uploads\/sites\/15\/2025\/10\/Cover-Imran-36x36.png 36w, https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-content\/uploads\/sites\/15\/2025\/10\/Cover-Imran-180x180.png 180w, https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-content\/uploads\/sites\/15\/2025\/10\/Cover-Imran-705x705.png 705w, https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-content\/uploads\/sites\/15\/2025\/10\/Cover-Imran.png 1080w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>YOGYAKARTA (EKIS NEWS)<\/strong> \u2013 Banjarmasin menjadi saksi bagaimana goresan tinta bisa berbicara tentang semangat, ketekunan, dan keindahan iman. Dalam ajang <strong>Musabaqah Tilawatil Qur\u2019an Mahasiswa Nasional (MTQMN) 2025 <\/strong>yang diselenggarakan di Universitas Lambung Mangkurat, pada <strong>5\u20139 Oktober 2025<\/strong> lalu, mahasiswa Prodi Ekonomi Islam Universitas Islam Indonesia (UII), <strong>Imron Syafi\u2019i (angkatan 2024),<\/strong> berhasil mencuri perhatian lewat karyanya di cabang kaligrafi dekorasi dan menjadi kebanggaan UII.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><strong>Awal Perjalanan dan Motivasi Berkarya<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\">Kecintaannya terhadap kaligrafi bukan hal baru. Sejak duduk di bangku SMP, ia sudah jatuh cinta pada seni menulis indah ayat-ayat suci itu. Baginya, setiap goresan adalah bentuk dzikir yang hidup di atas kanvas.<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cMotivasi aku ikut lomba ini biar makin rajin berkarya dan nggak males nggores,\u201d <strong>ujar Imron dengan nada penuh semangat.<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><strong>Proses Seleksi dan Persiapan Menuju MTQMN 2025<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\">Perjalanan menuju kompetisi nasional ini pun tidak mudah. Imron melewati proses seleksi di Festival Qur\u2019an UII, yang kemudian dilanjut menjalani serangkaian persiapan cukup panjang.<br \/>\nLatihan dilakukan secara intens di Rusunawa Selatan, bahkan hingga larut malam, bersama rekan-rekannya yang juga mengikuti cabang lomba lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Di tengah keterbatasan waktu dan tempat, ia tetap berusaha memberikan yang terbaik, termasuk mengadakan <em>tryout<\/em> di Masjid Ulil Albab sampai begadang demi mematangkan hasil karya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><strong>Tantangan dan Momen Berkesan di Banjarmasin<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\">Namun di balik semangatnya, ada momen-momen sulit yang sempat mengguncang mentalnya. Imron sempat merasa down dan nyaris menyerah, namun semangat untuk membawa nama baik kampus membuatnya bangkit kembali. Keteguhan itulah yang akhirnya membuahkan hasil. Meskipun merasa belum maksimal, Imron mengaku sangat bersyukur atas pencapaiannya kali ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Imron berhasil<\/strong> memenangkan <strong>Juara 3 Nasional<\/strong> dengan sangat ketat, dan baginya keberhasilan bukan semata hasil dari bakat, tetapi perpaduan antara dua hal sederhana <strong>usaha dan doa<\/strong>. Ia percaya kekuatan spiritual dan dukungan orang-orang terdekat menjadi bahan bakar penting untuk mencapai hasil terbaik. Dari pengalaman ini, Imron belajar bahwa proses jauh lebih berharga daripada hasil.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><strong>Pesan dan Inspirasi untuk Mahasiswa Ekonomi Islam UII<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\">Pesan itu pula yang ingin disampaikan untuk mahasiswa lain,<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cJangan takut mencoba, jangan malas berproses. Karena setiap langkah kecil menuju kebaikan akan selalu bermakna,\u201d <strong>jelas Imron.<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify\">Kisah Imron adalah bukti bahwa mahasiswa Prodi Ekonomi Islam UII tidak hanya unggul dalam teori ekonomi berbasis nilai-nilai syariah, tetapi juga berprestasi dalam ranah spiritual dan seni Islam. Dukungan penuh dari prodi dan kampus membuat mahasiswa memiliki ruang luas untuk berkembang, baik di bidang akademik, seni, maupun pengabdian.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><strong>Program Studi Ekonomi Islam UII<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\">Melalui semangat <em>\u201cIlmu, Amal, dan Akhlak,\u201d<\/em> Prodi Ekonomi Islam UII terus mendorong mahasiswanya untuk menjadi generasi yang tidak hanya berpikir kritis, tetapi juga berjiwa Qurani. Karena di Ekonomi Islam UII, setiap prestasi adalah bagian dari ibadah, dan setiap karya adalah wujud cinta kepada Allah dan umat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kunjungi kami di <a href=\"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\">https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis<\/a> dan temukan berbagai peluang inspiratif lainnya.<br \/>\nInformasi pendaftaran mahasiswa baru tersedia di <a href=\"https:\/\/pmb.uii.ac.id\">pmb.uii.ac.id.<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>YOGYAKARTA (EKIS NEWS) \u2013 Banjarmasin menjadi saksi bagaimana goresan tinta bisa berbicara tentang semangat, ketekunan, dan keindahan iman. Dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur\u2019an Mahasiswa Nasional (MTQMN) 2025 yang diselenggarakan di Universitas Lambung Mangkurat, pada 5\u20139 Oktober 2025 lalu, mahasiswa Prodi Ekonomi Islam Universitas Islam Indonesia (UII), Imron Syafi\u2019i (angkatan 2024), berhasil mencuri perhatian lewat karyanya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":39,"featured_media":6487,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[132,5,22,53],"tags":[112,316,9,318],"class_list":["post-6485","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekis-insight","category-news","category-prestasi-mahasiswa","category-uncategorized-id","tag-ekonomi-islam","tag-mtqmn","tag-prestasi-mahasiswa","tag-seni-kaligrafi"],"blog_post_layout_featured_media_urls":{"thumbnail":["https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-content\/uploads\/sites\/15\/2025\/10\/Cover-Imran-80x80.png",80,80,true],"full":["https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-content\/uploads\/sites\/15\/2025\/10\/Cover-Imran.png",1080,1080,false]},"categories_names":{"132":{"name":"Ekis Insight","link":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/category\/ekis-insight\/"},"5":{"name":"News","link":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/category\/news\/"},"22":{"name":"Prestasi Mahasiswa","link":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/category\/prestasi-mahasiswa\/"},"53":{"name":"Uncategorized","link":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/category\/uncategorized-id\/"}},"tags_names":{"112":{"name":"ekonomi islam","link":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/tag\/ekonomi-islam\/"},"316":{"name":"MTQMN","link":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/tag\/mtqmn\/"},"9":{"name":"Prestasi Mahasiswa","link":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/tag\/prestasi-mahasiswa\/"},"318":{"name":"Seni Kaligrafi","link":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/tag\/seni-kaligrafi\/"}},"comments_number":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6485","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-json\/wp\/v2\/users\/39"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6485"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6485\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6489,"href":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6485\/revisions\/6489"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6487"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6485"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6485"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fis.uii.ac.id\/ekis\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6485"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}