MENJEMPUT KEBERKAHAN KARIR DAN HIDUP MELALUI BIRRUL WALIDAIN

FIAI UII

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Di tengah kesibukan kita mengurus administrasi kampus, melayani mahasiswa, hingga memastikan roda institusi ini berjalan dengan baik, seringkali kita terjebak dalam rutinitas yang melelahkan. Namun, tahukah Bapak dan Ibu sekalian bahwa ada satu kunci “langit” yang dapat melapangkan segala kesulitan kerja dan memberikan keberkahan pada setiap rupiah rezeki yang kita bawa pulang? Kunci itu adalah Birrul Walidain atau berbakti kepada kedua orang tua.

Secara istilah, birrul walidain berarti berbuat baik, taat serta berbakti kepada ayah dan ibu. Kewajiban ini bukan sekadar urusan moral atau etika sosial, melainkan perintah religius yang sangat tinggi kedudukannya.Bahkan, dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra ayat 23, Allah SWT menyejajarkan perintah untuk tidak menyembah selain-Nya dengan perintah untuk berbuat baik kepada orang tua.

 Mengapa ini penting bagi kita sebagai pegawai?

Rasulullah SAW dalam sebuah hadits menyebutkan bahwa amalan yang paling dicintai Allah setelah shalat tepat waktu adalah berbakti kepada orang tua, bahkan tingkatannya berada di atas jihad di medan perang.

Bagi kita yang bekerja di universitas, melayani orang tua adalah “jihad” harian kita.

Ridha Allah sangat tergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah pun tergantung pada murka mereka. Jika kita ingin pekerjaan kita lancar dan karir kita berkah, pastikan orang tua kita tidak tersakiti hatinya oleh sikap kita.

 

Implementasi Nyata di Masa Sibuk

Bapak dan Ibu yang berbahagia, seringkali kesibukan di kampus membuat kita jarang menyapa orang tua. Padahal, menghormati orang tua bisa dimulai dari hal-hal yang sederhana:

  1. Tutur Kata yang Lembut:

Jangan pernah mengucapkan kata “ah” atau membentak mereka, terutama saat mereka mulai memasuki usia senja yang sensitif. Gunakan bahasa yang sopan dan jangan meninggikan nada bicara.

  1. Meluangkan Waktu:

Sesibuk apa pun laporan akhir tahun atau agenda rapat, sempatkanlah menelepon atau mengunjungi mereka. Bagi orang tua, kehadiran dan perhatian kita jauh lebih berharga daripada kiriman materi semata.

  1. Meminta Izin dan Doa:

Sebelum memulai perjalanan dinas atau mengambil keputusan besar dalam pekerjaan, mintalah restu mereka. Doa orang tua adalah salah satu dari tiga doa yang paling mustajab di dunia ini.

Memuliakan Ibu dan Ayah

Islam memberikan porsi penghormatan yang luar biasa kepada ibu – tiga kali lebih besar karena pengorbanan Ibu yang  luar biasa saat mengandung, melahirkan, dan menyusui. Namun, peran ayah sebagai pendidik dan pencari nafkah pun tidak boleh kita abaikan.

Ingatlah, orang tua adalah “pintu surga yang paling tengah”. Kita bisa memilih untuk menjaganya dengan baik atau menyia-nyiakannya.

Keberkahan yang Dijanjikan

Bagi rekan-rekan yang merindukan umur yang berkah dan rezeki yang luas, birrul walidain adalah obatnya. Anak yang berbakti akan mendapatkan perlindungan saat sakaratul maut dan jaminan kebahagiaan dunia-akhirat.

Selain itu, sikap kita kepada orang tua hari ini adalah cermin bagi anak-anak kita kelak. Jika kita menghormati orang tua kita sekarang, maka anak-anak kita pun akan memperlakukan kita dengan cara yang sama di masa depan.

Penutup

Sebagai penutup, mari kita renungkan: jangan tunggu sampai mereka tiada baru kita menyesal. Jika mereka sudah wafat, teruskan bakti dengan mendoakan ampunan, bersedekah atas nama mereka, dan menjaga silaturahmi dengan kerabat-kerabat mereka. Semoga Allah SWT menjadikan kita anak-anak yang sholeh dan sholehah, yang senantiasa menempatkan kehormatan orang tua di atas ego pribadi, sehingga kehidupan kerja dan keluarga kita senantiasa dalam naungan ridha-Nya. Amin.

 Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

——————————————————————————–

Daftar Pustaka

  1. net. (2023, Oktober 2). 40 Contoh Sikap Menghormati dan Berbakti Kepada Orang Tua. Diakses dari https://kitapunya.net/contoh-sikap-menghormati-dan-berbakti-kepada-orang-tua/
  2. Ratnawati, N. (2026, Januari 6). Kumpulan Hadits tentang Birrul Walidain, Pahami Makna dan Penjelasan Ulama. Liputan6.com. Diakses dari https://www.liputan6.com/islami/read/6251136/kumpulan-hadits-tentang-birrul-walidain-pahami-makna-dan-penjelasan-ulama
  3. Rohman, N. (2024, November 19). Menghormati Orang Tua dan Mengembalikan Kasih Sayang Mereka. Universitas Wira Buana. Diakses dari https://wirabuana.ac.id/ragam/menghormati-orang-tua-dan-mengembalikan-kasih-sayang-mereka/

Disusun dalam rangka Dakwah Digital Tendik, oleh:
Aniek Sulistiyo Suparlan (091002101)
Melalui aplikasi NotebookLM