Vol. I, No. 2, Desember 2007

Editorial Jurnal La_Riba Vol. 1, No. 2, Desember 2007

Sejak satu dasa warsa terakhir, perkembangan wacana Ekonomi Islam di Indonesia mendapatkan perhatian yang sangat bagus dan luas. Pembicaraan terutama berkait dengan perkembangannya dalam aspek konseptual/akademis dan praktis. Dari sisi akademis, perkembangan Ekonomi Islam ditandai dengan banyaknya lembaga-lembaga pendidikan yang menawarkan program studi ekonomi Islam baik S-1, S-2 maupun S-3, pelatihan dan short course perbankan Syariah, maupun mata kuliah Ekonomi Islam, Keuangan Islam dan Perbankan Syariah dalam kurikulum suatu jurusan baik pada tingkat Sarjana (S-1) maupun tingkat Pascasarjana (S-2 dan S-3). Di samping itu, pembicaraan perkembangan Ekonomi Islam juga dilakukan melalui kegiatan seminar, simposium, konferensi, kajian buku dan kegiatan lain yang mengkaji lebih mendalam mengenai perkembangan Ekonomi Islam dan aplikasinya dalam dunia ekonomi dan bisnis

Dalam aplikasinya, perkembangan sistem Ekonomi Islam ditandai dengan banyaknya lembaga-lembaga keuangan Syariah yang didirikan seperti Perbankan Syariah, Pasar Modal Syariah, Pegadaian Syariah, Asuransi Syariah dan lembaga-lembaga lain yang dijalankan dengan prinsip-prinsip Syariah. Semakin banyak lembaga-lembaga keuangan yang berasaskan prinsip-prinsip dasar Syariah memberikan alternatif yang lebih besar kepada masyarakat untuk menggunakan lembaga keuangan yang tidak berdasarkan sistem bunga (lembaga keuangan konvensional).

Perkembangan Ekonomi Islam di Indonesia yang semakin pesat tersebut membutuhkan suatu strategi yang lebih jelas sehingga mampu menjadi pendorong terbentuknya Sistem Ekonomi Islam di Indonesia yang memadai. Berdasarkan situasi yang ada, strategi pengembangan Ekonomi Islam paling tidak perlu memperhatikan dua aspek mendasar yaitu aspek konseptual/akademis dan implementatif/praktis dari Ekonomi Islam. Pengembangan aspek konseptual lebih menekankan pada pengembangan Ekonomi Islam sebagai ilmu atau sistem, sedangkan pengembangan aspek implementatif menekankan pada pengembangan Ekonomi Islam yang diterapkan pada lembaga-lembaga bisnis yang menerapkan prinsip Syariah dalam menjalankan usahanya. Kedua aspek tersebut seharusnya dikembangkan secara bersama-sama sehingga mampu membentuk Sistem Ekonomi Islam yang dapat digunakan untuk menggali potensi dan kemampuan masyarakat (Indonesia) membangun sistem ekonomi alternatif sebagai pengganti atau pelengkap sistem ekonomi konvensional yang sudah ada.

Merespon perkembangan pesat tersebut, Jurnal La_Riba edisi ini menghadirkan penulis-penulis yang diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya membumikan ekonomi Islam di Indonesia, di antaranya A. Dimyati menulis tentang paradigma baru ekonomi Islam, Sufriadi menulis tentang Memberdayakan peran BASYARNAS dalam penyelesaian sengketa, Muhadi Zainudin menulis dalam bahasa Arab tentang kajian praktis bisnis perbankan Syariah, dan lain-lain. Selamat Membaca.

Untuk edisi mendatang jurnal La_Riba akan mengangkat tema Peran Ekonomi Islam dalam Pemulihan Ekonomi di Indonesia. Untuk itu redaksi mohon partisipasi para pembaca untuk menyumbangkan tulisannya.

Redaksi

 

Daftar Isi

Ekonomi Etis: Paradigma Baru Ekonomi Islam

A. Dimyati

Abstract

The following article traces the academical critics toward the conventional economics in particular in term of the sophisticated and established of this science. On the contrary, the character behind of its finalized, there are several weakness of this field of science, for instance the reducing of social facts. Departing from the facts, the emerging ideas of economics scholars have a great desire to return the conventional economics as humanist sciences. In this sense, the emerging of Islamic economics can be regarded as an effort and an alternative solutive from Capitalism and Socialism. Islamic economics offers the religious ethics as the basis of economical activities. Its ethics derives from al-Quran and prophet tradition.

Keywords: paradigma, etis, Islam, dan ekonomi.


Sistem Pembiayaan Leasing di Perbankan Syariah

Agus Waluyo Nur

Abstrak

This article tries to explore the theoritical concept of leasing as a product of Shari’ah banking. The system of Shari’ah banking denotes a part of Islamic economics concept. Islamic economics aims is to land the values and the ethics of Islam. The emerging of Shari’ah banking institution because of the motivating to avoid the riba (interest) system. The prohibition of interest system in Islam constitutes the main reference in the Shari’ah banking activities. The label of the shari’ah implies the several consequences either in the concept or in operating system of shari’ah bank including the leasing should be based on both Al-quran and Sunnah.

Keywords: leasing, perbankan, Syari’ah, dan pembiayaan.


Ekonomi Syari’ah: Tinjauan Kritis Produk Murabahah dalam Perbankan Syari’ah di Indonesia

Anita Rahmawaty

Abstract

The term “Murabaha” refers to contracts in which a financial institution purchases goods upon the request of a client, who makes deferred payments that cover costs and agreed-upon profit margin for the financial institution. The financial institution handles payment to a supplier and the incidental expenses of delivery (against a deferred payment made by the buyer to cover delivery costs and agreed-upon share of the buyer’s mark-up). Murabaha is the most widely used instrument of Islamic banking with seventy-five percent of total contract being murabaha based. It is widely used in consumer and corporate financing as well as in subordinated or term financing. The aim of this paper is to review and analyze the murabaha contract, the most important investment mechanism in Islamic banking today both in its theoretical and practical aspects.

Keywords: murabahah, ekonomi, perbankan, syariah, produk.


Dhaman Asy-Syariah Al-Islamiyah: Dirasah Waqiiyyah fi Al-Bank Al-Islami li At-Tanmawiyah

Muhadi Zainuddin

Abstrak

Tulisan berikut ini membahas fenomena dan realitas perbankan Islam di Indonesia. Adapun prinsip-prinsip utama yang menjadi dasar pijak perbankan dalam Islam adalah antara lain adalah sesuai dengan Syari’ah dan mengharamkan riba. Pengharaman riba tersebut dapat dilihat baik dalam konsep maupun dalam operasionalnya. Oleh karena itu, salah satu bentuk produk yang ditawarkan oleh perbankan dalam Islam selain musyarakah adalah mudarabah atau bagi hasil. Selain itu, prinsip yang diterapkan dalam perbankan Islam tersebut yaitu menjaga keseimbangan atau tawasut. Posisi dan sistem perbankan Islam merupakan jalan tengah antara kapitalisme dan sosialisme. Bahkan dapat pula dikatakan perbankan Islam adalah sistemadalah sistem perbankan yang menerapkan nilai-nilai etika Islam.

Keywords: al-bank, al-Islamiyah, at-tanmiyah, dan tawasut.


Teorisasi Akuntansi Syari’ah di Indonesia

Dwi Suwiknyo

Abstract

Shari’ a accounting, at level ontology and epistemology there is agreement of among expert of accounting that shari’a accounting differs from conventional accounting. But, in methodologies level there are still difference of opinion among expert of shari’a accounting. This article is striving to find shari‘a accounting methodologies. Especially, express accounting principles having ideology value coming from shari‘a, also its can synergy with process behavior of people (habitus) taking place in Indonesia. Thereby, will be obtained principle and procedure shari’a accounting coming from Islam and easy to be application.

Keywords: akuntansi syari’ah, metodologi, nash, habitus, dan teorisasi.


Paradigma Baru Misi Profetisme Keagaman di Indonesia dalam Pembebasan Kaum Miskin dan Tertindas (Pendekatan Lintas Agama Islam dan Katolik)

Bertholomeus Bolong

Abstract

The mission of religions aims to bring welfare and safety for human both in the world or hereafter. Meanwhile the poverty denotes multidimensional perspective includes in term of economy, social, belief in God, and moral. The poverty constitutes the challenge that Indonesian people face. The poverty indicates the lower of percapita income, jobless, etc. Islam and Catholic two religion institutions in Indonesia have the prophetical task and responsibility toward the poor people. The prophetical mission involves the problem of poverty in order to liberate them from that poverty. The liberation the poor people from poverty does not only a basis of Indonesian development and civility but also denotes the prophetical ethics.

Keywords: misi, profetik, miskin, tertindas, dan agama.


Memberdayakan Peran Badan Arbitrase Syariah Nasional (BASYARNAS) dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Luar Pengadilan

Sufriadi

Abstract

Naturally, in community will have been conflict at the time. Especially for the development of the life. Such as in money transaction (economy) that have to need vertical development. In Indonesia, the development of syariah economy is growing up in golden era, while the condition of Basyarnas (Badan Arbitrase Syariah Nasional) – wich is one medium in legal action solving of non-litigation syaria economy – is declining. Its ineffective working is shown at the starting of syaria economy till growing up. This paper discribes the development of syaria economy and its rationalization needs with Basyarnas as alternative in legal action solving effectively for syaria economy practitioner. The one of solutions is a revision of Basyarna Regulations.

Keywords: Basyarnas, Penyelesaian Sengketa, Ekonomi Syariah


Link ATM Bank Syariah ke Bank Konvensional Perspektif Syariah (Studi Kasus Pada Bank Muamalah Indonesia Cabang Yogyakarta)

Arief Rachman Matani

Abstract

This research is about an analysis toward ATM link between Syariah bank, especially Bank Muamalat Indonesia (BMI) and conventional bank in Islamic point of view. As an Islamic bank, BMI had perform Islamic values in its overall operation. The innovation made by BMI, ATM link between BMI and BCA, makes many inquiries from the society, especially academician wheter the product of this ATM link compliance to Syariah’s rules or not. It is a qualitative research used library as source of datas. It applies content analysis as method of analysis. The research found that the ATM link product between BMI and BCA is compliance to Syariah’s rules. BMI cooperate with two switching corporation, namely PT Artajasa and PT Rintis Sejahtera. The cooperation is based on ijarah contract, and contract of ijarah is lawful in Islam. The aim of cooperation among them is to secure benefit for human being and repell the evil.

Keywords: ATM, bank syariah, bank konvensional


Book Review Sukses Bisnis Modal Dengkul

Husain Haikal

Apa yang disajikan dalam buku ini cukup bermakna untuk dikaji dan diamalkan dalam dinamika kehidupan sehari-hari. Karya ini cukup bermakna terutama bagi mereka yang ingin mengembangkan wirausahanya. Karya ini cukup bermakna tidak hanya bagi para pelaku bisnis tetapi juga mereka yang sama menggumuli dunia akademis. Mengapa? Ada beberapa alasan yang dapat disajikan untuk sekedar ’pembenaran’, walau mungkin saja relatif sifatnya. Kebetulan penulisnya pernah menjadi mahasiswa, sayangnya dia terpaksa harus drop out karena beberapa sebab. Semua ini belum sempat diungkap penulisnya agar para pembaca berhasil mendapatkan aneka manfaat dari serba sebutan negatif apabila seseorang ’gagal’ menamatkan studi. Bukankah kegagalan seseorang dalam studi dapat terjadi karena adanya beragam sebab? Kegagalan bukan hanya disebabkan kekeliruan sikap dan langkah yang dilakukan bersangkutan sehingga dia terpaksa harus drop out?

Kriteria Naskah Jurnal La_Riba

Formulir Berlangganan Jurnal La_Riba