Diklat Kompetensi Pengawas dan Kepala Madrasah

Program Studi Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah) Fakultas Ilmu Agama Islam UII bekerjasama dengan Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama RI kembali mengadakan Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pengawas dan Kepala Raudhatul Athfal/Madrasah. Acara tersebut merupakan yang kedua dan diikuti oleh 360 peserta yang terdiri dari guru dan kepala sekolah madrasah di beberapa wilayah DIY dan sekitarnya yakni Sleman, Bantul, Purworejo, Sukoharjo, Gunung Kidul, dan Klaten.

 

Acara yang digelar selama dua pekan, mulai 16 -27 November di Hotel Sayta Graha Yogyakarta ini menghadirkan Direktur Direktorat Pendidikan Madrasah Dirjen Pendidikan Islam Kementeria Agama RI, Prof. Dr. H. Dedi Djubaedi, M.Ag., untuk memberikan sambutan dan motivasi bagi peserta. Ia mengatakan selain sebagai guru, kepala madrasah dan pendidik,  jangan sampai bermental birokrat yang susah bicara dengan bawahan. Selain itu, ia menambahkan kepala atau wakil kepala madrasah harus percaya diri dan profesional. “Tanamkan dalam diri kita untuk menjadi kepala madrasah yang profesional dan berkarakter dengan memiliki kreatifitas, inovasi, kerjasama yang luas dan menguasai teknologi informasi,” ujar Direktur yang kini juga menjabat Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon.

 

Peserta Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pengawas dan Kepala RA/Madrasah

Sementara itu Wakil Rektor I UII, Nandang Sutrisno, S.H., M.H., L.L.M., Ph.D. yang membuka langsung acara tersebut mewakili Rektor mengungkapkan pentingnya kegiatan pelatihan ini. Menurutnya Pemerintah RI telah melipatgandakan anggaran untuk pendidikan menjadi 20 % yang bertujuan untuk mendorong perbaikan kualitas dan kuantitas pendidikan Indonesia. Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa seorang guru harus memiliki berbagai macam kompetensi dalam bidang pedagogik, kompetensi kepribadian dalam manajamen dan kompetensi sosial serta kompetensi profesional. “Mari kita bersama-sama untuk mendorong lebih baik lagi sebagai manajer maupun pendidik,” harap Wakil Rektor I.

Penyelenggaraan diklat tersebut, tidak lepas dari pengalaman FIAI dalam menyelenggarakan berbagai even regional dan nasional serta kerjasama dengan berbagai instansi baik dalam dan luar negeri. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia khususnya UII dan bagi guru-guru serta kepala-kepala madrasah dengan harapan madrasah bisa sejajar dengan pendidikan umum lainnya. Apalagi sistem atau model pendidikan karakter dan pesantren yang sudah ada di UII kini tengah dilirik oleh lembaga pendidikan lain.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *