Posts

FIAI Terima Tim Monev SPM BPM UII

FIAI Terima Tim Monev SPM Badan Penjaminan Mutu Universitas Islam Indonesia

Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) menerima tim monitoring dan evaluasi (monev) implementasi Sistem Penjaminan Mutu (SPM) Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Islam Indonesia (UII). Pelaksanaan monev dilakukan di Ruang Program Studi Pendidikan Agama Islam (PSPAI), Kamis, 19 Syawwal 1438 H/13 Juli 2017. Lingkup monev kali ini adalah Standar Management dan Education.

FIAI Terima Tim Monev

FIAI Terima Tim Monev SPM BPM UII

Read more

,

PAI Berangkatkan Mahasiswa PPL Internasional 2017

Samsul_08_PPL Internasional PAI

Rektor UII dan pimpinan FIAI berfoto bersama mahasiswa peserta PPL Internasional 2017. (Samsul/Mufti/PAI)

Sukses dengan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Internasional 2016, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PSPAI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) kembali memberangkatkan mahasiswa untuk mengikuti PPL Internasional 2017. PPL Internasional yang diorganisir oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam (P3I) PSPAI tersebut diikuti oleh Read more

Memaknai Syawwal dengan Changing Mindset

Salah satu aktivitas rutin Tenaga Kependidikan (Tendik) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) adalah mengaji bersama di Senin Pagi. Pengajian yang dimulai pukul 08.00 sampai 09.00 Wib dengan tema Memaknai Syawwal dengan Changing Mindset tersebut diawali dengan membaca beberapa ayat Al-Quran secara berjamaah. Dilanjutkan dengan Read more

,

Lomba Taushiah RRI, Saiful Aziz Raih Harapan 2

Lomba Taushiah RRI

Saiful Aziz berfoto bersama piala kemenangannya. (Samsul/SAS)

Raihan prestasi dalam kompetisi keislaman mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) terus meningkat. Salah satunya ditorehkan oleh Saiful Aziz, mahasiswa angkatan 2014 Program Studi Ahwal Al-Syakhshiyah (PSAS) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI). Saiful Aziz meraih juara harapan 2 Lomba Taushiah RRI yang digelar di RRI Kota Baru, Yogyakarta, Sabtu, 01 Ramadhan 1438 H/27 Mei 2017.

“Awalnya saya ragu, sebab baru memulai persiapan 5 menit sebelum tampil. Saat itu pula, saya baru mengetahui tema yang harus saya sampaikan kepada audien,” kenang Santri Pondok Pesantren (Ponpes) UII tersebut. Namun karena sudah terbiasa menjadi pemateri radio, hal tersebut tidak menjadi masalah yang berarti bagi Saiful Aziz. Untuk Read more

FIAI Raih Juara 1 Cerdas Cermat Big Bang 2017

FIAI Raih Juara 1 Cerdas Cermat Big Bang 2017

Juara 1 Cerdas Cermat Big Bang CMIA FK UII 2017. (Samsul/SAS)

Tim Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) berhasil menjuarai Lomba Cerdas Cermat Big Bang 2017. Lomba digelar oleh Center of Medical Islamic Activities (CMIA) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Indonesia (UII), Sabtu, 08 Ramadhan 1438 H/03 Juni 2017. Lomba diikuti oleh seluruh lembaga dakwah yang ada di Read more

FIAI Adakan Syawalan dan Pelepasan Calon Jamaah Haji

FIAI Adakan Syawalan dan Pelepasan Calon Jamaah Haji

Drs. M. Sularno, MA., saat menyampaikan hikmah syawalan di Ruang Sidang FIAI. (Samsul/Sty)

Mengawali hari pertama kerja paska liburan ‘Idul Fitri, Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan Syawalan dan Pelepasan Calon Jamaah Haji FIAI. Acara diadakan di Ruang Sidang FIAI, Senin, 08 Syawwal 1438 H/03 Juli 2017. Acara dihadiri oleh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) serta Read more

Sejuta Alasan Bersyukur

Sejuta Alasan Bersyukur

Sejuta Alasan Bersyukur | Samsul Zakaria (MJ KR)

Samsul Zakaria, S.Sy.

Ada sejuta alasan untuk bersyukur. Bila kacamatanya bukan semata materi yang serba terukur. Atas segenap ujian yang Allah berikan, banyak sisi positif yang bisa kita temukan. Ini bukan masalah musibah yang menimpa, tetapi tentang cara kita menyikapinya.

Petuah bijak menuturkan, “Hidup yang kau keluhkan adalah hidup yang orang lain inginkan.” Dari situ semestinya kita menyadari. Hidup yang kita ingini boleh jadi adalah hidup yang orang lain hindari. Jadi, kalau memang mendamba, syukuri dahulu apa yang saat ini kita punya.

Petuah di atas cukup mudah kita qiyaskan. Diantara kita mungkin ada yang tidak sejalan dengan pasangan hidup kita. Padahal, “Pasangan hidup yang kau keluhkan adalah Read more

Siti Annisa Rahmayani Juara 3 Puisi Arab

Samsul_2_SA

Siti Annisa Rahmayani berfoto bersama piala kemenangannya. (Samsul/SA/DPS)

Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) terus mencatatkan prestasi gemilang dalam ajang lomba berbahasa Arab. Adalah Siti Annisa Rahmayani (Pendidikan Agama Islam, 2014) yang berhasil meraih Juara 3 Lomba Puisi Arab dalam Festival Bahasa dan Budaya 2017. Lomba tersebut digelar oleh UKM Studi dan Pengembangan Bahasa Asing UIN Sunan Kalijaga, Kamis-Sabtu, 23-25 Rajab 1438 H/20-22 April 2017.

Diwawancarai setelah lomba, Annisa mengucapkan terima kasih kepada UII khususnya UKM el-Markazi UII yang telah memberinya kesempatan mengikuti lomba. “Saya sangat bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan sehingga bisa memberikan hadiah dan membawa nama baik UII dan el-Markazi khususnya,” tutur Mahasantri Pondok Pesantren (Ponpes) UII tersebut.

Annisa berharap UII terus berjaya menorehkan prestasi di kancah nasional maupun internasional. “Bisa terus menjadi kebanggaan mahasiswa dan masyarakat,” tegasnya. Khusus untuk el-Markazi, Annisa berharap agar komunitas yang mewadahi mahasiswa yang memiliki bakat (softskill) dalam berbagai bidang bahasa Arab dan MTQ tersebut terus berkembang lebih baik. “Sehingga bisa terus mengharumkan nama UII,” tutup mantan Ketua Marketing and Communication (Marcomm) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) tersebut. (Samsul/SA)

Bumikan Ekonomi Islam, Mahasiswa UII Presentasi di Malaysia

Camelia Rizka Maulida Syukur (Ekonomi Islam, 2013) bersama Ismatul Adzro’ (Teknik Kimia, 2013) berhasil lolos seleksi dan mempresentasikan papernya dalam 12th Kuala Lumpur International Business, Economics, and Law (KLIBEL) Conference 2017. Konferensi diselenggarakan pada Sabtu-Ahad, 18-19 Rajab 1438 H/15-16 April 2017 di Hotel Bangi-Putrajaya, Bandar Baru Bangi, Selangor, Malaysia.

1.Camelia Rizka Maulida Syukur dan Ismatul Adzro’ di sela-sela mengikuti KLIBEL 2017 di Malaysia. (Samsul/DPC)

Camelia Rizka Maulida Syukur dan Ismatul Adzro’ di sela-sela mengikuti KLIBEL 2017 di Malaysia. (Samsul/DPC)

12thKLIBEL tersebut mengangkat tema “Responding to the Sustainable Development Goals”. Konferensi yang diselenggarakan oleh Zes Rokman Resources tersebut rutin diselenggarakan setiap tahun. Penting dicatat bahwa dalam satu tahun terdapat tiga konferensi yang berbeda salah satunya KLIBEL. Ajang internasional tersebut diikuti oleh delegasi beberapa negara, yakni Malaysia, Indonesia, Nigeria, UK, UEA, Beijing, dan Austria.

Dalam konferensi tersebut, Camelia dan Ismatul mengetengahkan paper dengan judul Implementation of Maslahah Performa (MaP) in Sharia Organization and non-Sharia Organization. Menurut Camelia, judul tersebut diangkat untuk lebih membumikan ekonomi Islam. “Dengan begitu, kami menaruh harapan besar di pundak kami bahwa tidak lama lagi Ekonomi Islam akan menjadi suatu sistem perekonomian yang mampu memperbaiki perekonomian bangsa, teruntuk negeri ini, Indonesia,” tukasnya.

“Konferensi ini mempertemukan para pakar dan praktisi yang tertarik untuk mempresentasikan makalah mereka di bidang ekonomi, keuangan, pemasaran, perbankan, akuntansi, hukum bisnis, dan topik terkait lainnya,” cerita Camelia Rizka yang juga mahasantri Pondok Pesantren (Ponpes) Universitas Islam Indonesia (UII) tersebut. “Kesempatan ini bisa digunakan sebagai cara untuk memperluas jaringan internasional,” lanjutnya.

Selain konferensi, panitia juga menyiapkan wisata bagi peserta ke Malaka. “Meskipun demikian, wisata di hari kedua tersebut bukan sekedar wisata biasa, karena para peserta diajak mengunjungi Historical City yang biasa disebut Negeri Malaka,” cerita Camelia Rizka. Menurutnya, banyak hal yang dapat dipelajari di negeri bersejarah tersebut. “Inilah yang dimaksud dalam peribahasa ‘sekali menyelam, dua tiga pulau terlampaui’,” kisahnya. (Samsul)

Tak Ada yang Sia-sia

Tak ada yang sia-sia

Tak Ada yang Sia-sia | Samsul Zakaria (MJ KR)

Samsul Zakaria, S.Sy.

Ibarat organisasi, di dalam tubuh manusia terdapat bagian-bagian yang berkaitan (Ancok, 2017). Ceritanya, salah satu bagian tubuh yaitu otak merasa paling penting dari yang lain. “Akulah yang paling penting karena posisiku paling atas. Aku juga yang paling banyak berpikir menentukan langkah hidup. Kualitas manusia juga ditentukan oleh otaknya kan?” tutur otak penuh bangga.

Mendengar ungkapan tersebut, jantung tidak terima. Dia membalas kesombongan otak seraya membanggakan kuasanya dalam konstruksi tubuh manusia. “Akulah yang paling penting. Sebab akulah yang berkuasa mendistribusikan Read more