Student Exchange antara FIAI UII dan FSH USIM

Sebanyak lima mahasiswa Program Studi Ahwal Al-Syakhshiyyah (PSAS) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) dan lima mahasiswa Fakultas of Syariah dan Hukum (FSH) Universitas Sains Islam Malaysia (USIM) ikuti program Student Exchange antara USIM dan UII selama satu semester di periode tahun ajaran akademik 2018/2019.

Program Student Exchange antara FIAI UII dan FSH USIM

Foto bersama mahasiswa peserta student exchange dan dosen pembimbing dan Dekan FIAI UII H. Tamyiz Muharram, MA., Ph.D. (tengah bawah).

Penerimaan mahasiswa USIM peserta student exchange dan pelepasan mahasiswa FIAI UII dilaksanakan di Ruang Sidang FIAI UII (06/09).

Baca juga: Ahwal Al-Syakhshiyah Adakan Students Exchange ke USIM

Ikut hadir dalam acara tersebut Dr. Setiawan Gunardi, selaku dosen pembimbing mahasiswa USIM untuk program student exchange dan H. Tamyiz Muharram, MA., Ph.D., selaku Dekan FIAI UII yang sekaligus membuka dan menerima mahasiswa dari USIM tersebut.

Kelima mahasiswa FIAI UII tersebut adalah Fakhriyah Tri Astuti (2017), Silvi Amanatul Khusni (2017), Putri Jannatul Rahmah (2017), Fitri Noer Janah (2017), dan Achmad Nasrul Waton Ar Rosyit (2017), sedangkan kelima mahasiswa dari FSH USIM adalah Mohd Wafi b Zalizan (2017), Muhammad Dazrfan b Muhammad Khairin (2017), Zameer Najmi b Azhar (2017), Rabitul Adawiyah bt Mohd Naazri (2017), dan Nur Wahida bt Lokman (2017).

Harapan dalam Program Student Exchange

Selaku dosen pendamping program ini, M. Miqdam Makfi, Lc., MIRKH., menyampaikan bahwa para peserta diharapkan dapat menyerap ilmu dan mempelajari banyak hal di berbagai bidang selama mengikuti program student exchange ini.

Baca juga: FIAI Terima Tujuh Mahasiswa USIM

“Harapannya, program ini dapat memberikan bekal kepada mahasiswa agar dapat belajar dari berbagai pengetahuan, baik pengetahuan di bidang hukum, penyelenggaraan pendidikan, bahkan dalam bidang keIslaman”, ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk mewujudkan cita-cita UII dalam rangka rekognisi internasional perguruan tinggi.

“Dari sudut pandang instansi, tujuan dari program ini adalah dalam rangka mewujudkan rekognisi internasional UII”, jelasnya.

“Serta dalam rangka mencetak lulusan yang bertaraf internasional dan dapat berdaya saing tinggi di kancah internasional”, tambahnya. (r)

Related Post

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *